Graduation Day

 Hari Kelulusan

Hari Sabtu tanggal 26 bulan Mei tahun 2012 merupakan hari bersejarah bagi anak-anak kelas tiga SMU, SMK, ataupun sekolah yang setingkat. Pada hari tersebut diumumkan hasil Ujian Akhir Nasional serentak di seluruh Indonesia. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana pengumuman kelulusan diumumkan pada pagi hari oleh pihak sekolah. Maka untuk kali ini pengumuman kelulusan diumumkan pada petang hari. Hal ini bertujuan guna menghindari para siswa melakukan coret-mencoret baju. Suatu kebiasaan yang telah berlangsung semenjak berpuluh tahun yang lalu.

Rupanya hal ini cukup mempan bagi beberapa daerah. Sebab hal ini menyebabkan para siswa menjadi malas untuk mencoret baju disebabkan hari telah beranjak petang menuju senja. Namun yang namanya anak remaja, tetap saja ada yang tangka. Beberap orang anak lelaki terlihat telah mencoret-coret baju mereka.

Kejadiaan semacam itu tentunya berbeda-beda keadaannya pada masing-masing daerah (Propinsi, Kota, Kabupaten, Kecamatan, Nagari-desa, ataupun kampung). Pada daerah atau kota lain beberapa orang anak-anak rupanya keras hati mereka untuk mencoret-coret baju sebagai tanda merayakan kelulusan. Mulai dari yang sekedar mencoret baju hingga melakukan arak-arakan di labuh besar dengan menggunakan sepeda motor. Berlagak bak raja jalanan, begitulah kira-kira..

Memang begitulah dunia anak muda engku, kitapun dahulu pernah mengalaminya. Pada masa dahulu apa yang kita perbuat terasa benar semuanya, namun pabila sekarang kita kembali memandang ke masa lalu. Tentunya berbeda penilaian kita, maklumlah engku, pengalaman hidup makin luas, dan isi kepalapun telah bertambah.

Namun pabila masih ada orang-orang yang menganggap benar segala tindakannya yang salah di masa lalu tentunya kita amat bersedih hati mendengarnya. Serupa dengan bunyi hadist nabi kita “Barang siapa yang sama hari kemarin dengan hari ini maka sesungguhnya ia merupakan orang yang merugi. Namun pabila hari sekarang jauh lebih baik daripada hari kemarin, maka sesungguhnya ia merupakan orang yang beruntung..

Segala jalan telah ditempuh untuk mencegah anak-anak ini dari mencoret baju sekolah mereka. Bukan tanda orang berilmu, bukan pula perilaku orang beradab. Namun apa hendak dikata, semakin keras larangan yang diberikan, semakin giat pula mereka mencari jalan untuk melanggarnya. Memanglah susah duhai engku, mengetuk hati seseorang, butuh kesabaran.

 

sumber gambar: internet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s