Fitnah & Tipu Muslihat

Terror

 

Sebelas September atau lebih dikenal sebagai September Eleven di Amerika merupakan tanggal keramat yang diambil dari peristiwa serangan terhadap Menara Kembar atau lebih dikenal dengan Gedung WTC. Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 2011, sebelas tahun silam. Piristiwa inilah yang dijadikan alasan oleh Amerika dan sekutunya untuk menyerang Afganistan dan kemudian Irak.

Pepatah yang mengatakan sepandai-pandainya menyimpan bangkai akhirnya akan berbau juga tampaknya tepat. Walau kebanyakan media Amerika menyokong teori pemerintah perihal September Eleven, namun berbagai keanehan yang terjadi tidak dapat ditutupi oleh pemerintah dan media Amerika. Walau kebanyakan rakyat Amerika masih mempercayai teori pemerintah mereka, namun tak sedikit yang meragukan.

Sudah banyak situs yang membahas perihal kebohonngan Amerika dalam tragedi ini. Sebut saja yang mencolok ialah gedung yang ditabrak pesawat, seharusnya bagian atasnya yang hancur, akan tetapi kenyataannya seluruh gedung hancur. Lelehan baja yang masih panas dan meleleh hingga beberapa pekan selepas kejadian ini juga mencurigakan. Tidak mungkin hal ini semua disebabkan oleh bahan bakar pesawat.

Kesaksian orang-orang di dalam gedung yang berhasil selamat juga menyebutkan bahwa terjadi beberapa kali ledakan keras di lantai bawah tanah sebelum benda yang diduga pesawat menghantam bagian atas gedung. Cutinya beberapa pegawai Yahudi pada peristiwa ini juga sangat menganehkan.

Masih banyak lagi keganjilan yang ditemui pada peristiwa ini, seperti potongan baja yang seperti sengaja dipotong miring 45 derajat. Runtuhnya gedung yang mirip dengan yang terlihat pada beberapa aca televisi yang memperlihatkan sebuah gedung tua dihancurkan dengan bom. Dan lain sebagainya.

Semua sudah dapat menerka kemana semua ini bermuara, minyak. Ya.. tuan minyak. Afganistan dan Irak merupakan dua negara yang kaya minyak dan pada saat itu memusuhi Amerika dan Yahudi. Senjata biologi yang dituduhkan kepada rezim Sadam Hussein tak jua bersua hingga kini, dan perlahan-lahan orang-orang dengan dibantu media mulai melupakan senjata Kimia yang katanya dimiliki oleh Sadam Hussein.

Osama Bin Laden yang dituduh menjadi tersangkapun tak pernah dapat ditemui semenjak peristiwa tersebut. Banyak sangkaan yang beredar perihal diri Osama, ada yang beranggapan bahwa dia sesungguhnya merupakan kaki tangan Amerika. Sosoknya sengaja diciptakan untuk menjadi simbol perlawanan antara Islam dan Barat. Kematiannya beberapa saat yang lalu dalam persembunyiannya di Pakistan sungguh sangat ganjil sekali. Mayatnya tak pernah diperlihatkan, dan katanya langsung dikuburkan di tengah laut oleh Amerika.

Banyak orang yang meragukan sosok Osama, banyak pula pendapat yang beredar. Siapakah sesungguhnya Osama? Kawan ataukah lawan?

Kematiannya di Pakistan beberapa waktu yang lalu apakah pertanda dia sudah memasuki masa pensiun? Dan sekarang sedang menikmati hidup dengan santai di daerah yang jauh dari sorotan media. Dengan identitas baru, sebagai orang baru? Entahlah tuan, semuanya dapat saja terjadi. Dunia sekarang penuh dengan tipu muslihat.

Mitos

Sudah menjadi kebutuhan bagi sebuah bangsa untuk menciptakan mitos, apakah itu orang suci ataupun persitiwa suci. Hal ini sangat perlu demi keutuhan suatu bangsa, supaya tidak terpecah belah. Di Indonesia, berbagai peristiwa dijadikan mitos suci oleh negara ini seperti kelahiran Budi Utomo, Sumpah Pemuda, 17 Agustus, Pemberontakan dan lain sebagainya. Terlepas dari kebenaran yang disampaikan dalam buku-buku sejarah resmi pemerintah. Yang penting ialah berbagai rangkaian peristiwa tersebut diajarkan sebagai sejarah bangsa yang wajib dikenang dan menjadi pelajaran untuk masa mendatang.

Begitu juga dengan tokoh, seperti Dr. Soetomo, Kartini, Soekarno, dan lain sebagainya. Mereka ditokohkan sesuai dengan kebutuhan oleh orang-orang yang berkuasa untuk menjaga keutuhan bangsa, menyokong kekuasaannya, dan lain sebagainya. Hal ini juga terlepas dari kebenaran dari kisah sejarah yang diceritakan perihal tokoh-tokoh tersebut.

Hal yang sama juga dibutuhkan oleh semua bangsa, tak terkecuali Amerika. September Eleven, Al Qaeda, dan Osama bin Laden merupakan hal-hal yang saling kait mengait. Amerika membutuhkan hal tersebut untuk kepentingan mereka. Entah kepentingan seperti apa, namun mitos baru perlu diciptakan, War Against Terror.

Mitos yang dibuat oleh Amerika ini akhrinya menyebar ke seluruh dunia, dengan bantuan media massa tentunya. Media merupakan alat yang sangat efektif dalam menaklukan fikiran orang banyak. Cobalah tuan tengok dalam keseharian, betapa alerginya masyarakat kita apabila melihat orang berjenggot, bergamis, dan bercelana senteng. Bagi yang perempuan mereka tak suka melihat kalau ada perempuan yang menggenakan jilbab dalam. Bagi mereka itu merupakan pakaian teroris.

Ya tuan, mitos telah diciptakan dan akan sangat berguna sekali dalam menjalan agenda mereka.

Melemahkan Islam

Apa tujuan akhir dari Amerika dan Yahudi sebenarnya tuan? Setidaknya dalam permasalahan yang kita bicarakan.

Pada saat sekarang, tampaknya Amerika dan Yahudi sangat berkeinginan sekali menyerang dan menaklukan Iran. Negara Persia ini merupakan satu-satunya negara Islam di dunia yang tidak berhasil dimasuki oleh Yahudi dan Amerika. Sistim politik mereka bebas dari tekanan Barat bahkan mereka sangat berperan dalam perpolitikan di Timur Tengah.

Sistim ekonomi mereka tidak termasuk ke dalam jaringan ekonomi Yahudi yang telah merasuki kehidupan ekonomi setiap negara. Negara ini telah merdeka dalam arti sesungguhnya dalam kehidupan ekonomi.

Dalam kehidupan sosialpun mereka telah memperlihatkan bahwa dengan menjalankan Syari’at Islam tidak menghalangi mereka untuk maju. Perempuan-perempuan Iran yang menggenakan Jilbab sangat aktif dalam kehidupan. Sebagai polisi, politis, ekonom, ilmuwan, ataupun berbagai bidang ilmu lainnya.

Sikap toleran yang mereka perlihatkan dalam kehidupan beragamapun sangat mengkhawatirkan bagi Barat. Sebab dalam gambaran mereka perihal Islam dan Iran kepada dunia, disebutkan bahwa Islam merupakan agama yang keras, tidak toleran, dan tidak menjungjung Hak Asasi Manusia (Human Raghts)

Dalam bidang Ilmu Pengetahuan, Iran telah lama dikenal sebagai negara penghasil Ilmuwan-ilmuwan besar Islam. Dan hingga kini mereka masih mewarisi dan memelihara tradisi keilmuan dari orang-orang sebelum mereka. Iran adalah satu-satuanya negara Islam dan lepas dari pengaruh Amerika yang berhasil mengembangkan teknologi nuklir.

Inilah yang dicemaskan oleh Amerika dan Yahudi. Untuk melemahkan Iran dan dunia Islam maka dirancanglah konflik Sunni-Syi’ah. Mereka tahu kalau Syi’ah dan Sunni saling membenci, sama dengan Katolik dan Protestan. Maka dibakarlah api kebencian dan permusuhan diantara kedua mazhab. Dan pada saat ini, peperangan antara kedua mazhab ini telah sampai ke Indonesia.

Ya tuan, tujuan akhir mereka ialah menghancurkan Islam, Allah Ta’ala telah memperingatkan kita umat Islam dalam kitabnya:

Sesungguhnya orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sebelum kami mengikuti tali (agama) mereka.

 

 

 

 

 

 

sumber gambar: internet

http://onlyriboet.blogspot.com/2011/07/misteri-dibalik-tragedi-11-september.html

http://bktm.wordpress.com/2008/09/

http://edwinpaendong.blogspot.com/2011/09/fakta-dibalik-tragedi-11-september-2001.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s