Mengakhirkan Shalat Isya

Suatu Kejadian yang Mengherankan

Malam ini ada yang aneh ketika kami hendak menunaikan Shalat Isya berjama’ah di surau. Biasanya selepas adzan, mu’adzin akan menanti beberapa saat memberi kesempatan kepada para jama’ah yang terlambat memasuki masjid.[1] Namun yang kami dapati tatkala memasuki masjid ialah mu’adzin kembali duduk dan penceramah kembali melanjutkan ceramahnya. Memanglah hari ini merupakan hari Kamis[2] dan ini merupakan malam Jum’at. Hari Jum’at merupakan hari suci bagi kita umat Islam dan malamnya kita muliakan dengan berbagai acara keagamaan.

Kamipun heran, tapi apa boleh buat, kami ikuti saja air mengalir. Rupanya sang ustadz sebelum kembali memasuki pokok persoalan yang sedang dikajinya. Beliau menjelaskan lebih dahulu kenapa beliau meminta mu’adzin adzan terlebih dahulu namun menunda untuk shalat. Tampaknya ustadz ini faham banyak yang heran dengan keputusannya. Karena memang ini baru pertama kalinya berlaku di surau kami ini.

Beliau menceritakan bahwa dimasa nabi, Rasulullah memerintahkan kepada Bilal ketika waktu shalat telah masuk. Termasuk untuk shalat isya, walau nabi belum berada di masjid Bilal tetap akan melaksanakan adzan. Nabi pernah bersabda bahwa ketika datang waktu adzan Isya dan ketika itu kamu sedang berhadapan dengan hidangan makan malam, maka akhirkanlah shalat Isya kamu. Artinya boleh melanjutkan makan dan baru selepas itu shalat.

Atas dasar itulah ustadz tersebut meminta mu’adzin untuk adzan dahulu namun nanti qamatnya. Ustadz ini juga mengatakan, bahwa adzan harus ditunaikan ketika waktu masuk sebab adzan merupakan penanda masuknya waktu shalat. Tidak boleh diakhirkan. Sedangkan qamat merupakan penanda akan ditunaikannya shalat, boleh diakhirkan. Namun hal ini hanya berlaku untuk shalat Isya saja, tidak untuk shalat yang lain. Dan syaratnyapun ada yakni shalat Isya yang ditunda itu harus ditunaikan secara berjama’ah.

“Bahkan dimasa kekhalifahan Islam..” lanjut sang ustadz “Khalifah langsung menjadi imam dalam setiap shalat. Dan apabila khalifah tidak jua kunjung datang karena sedang menyelesaikan suatu persoalan maka shalat belum dapat dilaksanakan..” jelasnya.

Penjelasan dari ustadz ini memancing pertanyaan dari kalangan jama’ah, pertanyaan ialah menanyakan apakah karena khalifah tidak ada dan imam masjid merupakan pemimpin shalat maka dengan datangnya imam maka shalat dapat dilaksanakan? Dan dengan begitu segala shalat sunat yang sedang dikerjakan dengan sendirinya dapat dibatalkan karena imam telah datang? Maksud dari pertanyaan ini ialah karena banyaknya jama’ah yang keras kepala dimana sudahlah datang terlambat dan tanpa ada rasa malu dan bersalah masih berniat menunaikan shalat sunat. Padahal adzan sudah semenjak lama dikumandangkan. Perkara semacam ini sangat lazim kita temui disaat shalat Zuhur.

Pertanyaan ini dijawab oleh ustadz bahwa shalat sunat tersebut dapat dibatalkan ketika imam telah berdiri dan bersiap memimpin shalat berjama’ah. Maka ketika imam telah takbir, maka segala macam jenis shalat sunat harus dihentikan.

Begitulah penjelasan dari si Ustadz, kami tidak tahu apakah dapat menerima atau menolak. Namun untuk saat ini kami putuskan untuk menerimanya sebab pengetahuan agama kami masih sedikit. Insya Allah akan kami coba mencari tahu perihal perkara ini. Namun daripada itu, kami sendiri merasakan hikmah dari kebijakan ini. Sebab dengan begini kami dapat mengikuti sebagian sisa pengajian yang dimulai semenjak ba’da Magrib tadi.


[1] Pada jama’ah Muhammadiyah tidak ada shalat sunat sebelum Ashar dan Isya. Bagi beberapa surau Muhammadiyah, biasanya mu’adzin akan langsung qamat. Namun masing-masing surau berbeda kebijakan perihal lamanya jarak adzan dan qamat ini.

[2] Dalam sistim Islam, ketika matahari telah terbenam maka hari telah berganti. Jadi shalat Isya kami tunaikan di malam Jum’at (hari Jum’at).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s