Kembali..

black-33393_640Ingin rasanya kembali ke masa silam, kembali menjadi kanak-kanak. Berlari tanpa beban, meloncat-loncat kegirangan, tersenyum dan tertawa beriringan, melakukan segala macam bentuk kenalakan, dimarahi pabila melakukan kesalahan, kemudian merajuk tanda pengampunan.

Kenapa? Kenapa tuan? Kenapa kami sampai berfikir demikian?

Sudah hampir gilakah, karena tak sanggup menanggung kepahitan hidup?

Setiap orang pasti pernah menghadapi masalah dalam hidupnya, beragam cara mereka dalam menghadapinya. Ada yang tabah, bersabar, sampai yang lepas kendali diri. Tentu saja peranan orang-orang terdekat sangat berpengaruh bagi mereka yang sedang menghadapi masalah pelik ini. namun bagaimana jika tidak? Bagaimana jika segala permasalahan yang datang ditanggung sendiri?

Kata orang sendiri itu tidak enak, seperti pepatah orang Minangkabau duduak surang basampik-samping, duduak masamo balapang-lapang (duduk sendiri bersempit-sempit, duduk bersama berlapang-lapang). Orang yang suka memendam segala masalah yang dihadapinya tanpa ada tempat untuk bercerita, berpotensi mengalami gangguan jiwa. Kata orang nan cerdik demikianlah tuan, ahli jiwa kata orang.

Kartun - Semangat Arek Panjen Main Bola di Stadion Kanjuruhan - www.infokepanjen.comTapi sifat tertutup ini tidak datang sendiri, bagi mereka yang mengalami, tentu saja pernah mencoba menjadi prbadi yang lebih terbuka. Namun orang semacam ini biasanya perasa (sensitif) sehingga mudah terluka akibatnya kembali menutup diri.

Memang nasib ini yang malang, ….

Ketika kami memandang ke masa lalu, hal-hal yang dulu kami anggap biasa, sekarang terlihat begitu manis. Kami ingin kembali menjadi kanak-kanak,…rindu untuk kembali ke masa dimana hanya ada fikiran polos seperti: ingin menjadi dokter, polisi, tentara, arsitek, pelaut, dan berbagai keinginan bodoh lainnya.

Ah. Tapi itulah rahasia waktu yang disimpan rapat-rapat oleh Allah. Kita takkan pernah kembali, yang tua takkan kembali muda. Sudah menjadi Sunnahtullah, kita harus dapat mengikhlaskan dan berubah demi menjalani hidup yang lebih baik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s