Galak urang-Galak lo di awak..

 

latah, atau suka mengulang atau meniru merupakan penyakit yang sangat mewabah di republik ini. Biasanya yang terjanghkiti ialah orang-orang yang sangat kurang daya analitis dan kritisnya, serta berkepribadian labil.Gambar Ilustrasi: Internet

LATAH, atau suka mengulang atau meniru merupakan penyakit yang sangat mewabah di republik ini. Biasanya yang terjanghkiti ialah orang-orang yang sangat kurang daya analitis dan kritisnya, serta berkepribadian labil.
Gambar Ilustrasi: Internet

Kemana tuan malam tahun baru ini?

Berjanji dengan kawan untuk membuat acara pada malam hari nanti. Atau tuan sedang berada dalam perjalanan menuju puncak gunung. Atau mungkin telah membuat rencana dengan kekasih hati.

Silahkan tuan, sudah penat rasanya, telah banyak yang mengulas, dan telah banyak pula yang mengulas. Namun tetap saja jumlah orang yang pergi bermaksiat bertambah banyak, bukan tahun baru yang hendak dirayakan melainkan kesempatan (moment) untuk melakukan sesuatu.

Melakukan apa tuan?

Melakukan segala yang telah ada di kepala tuan. Janganlah tanyakan kepada kami. Sebab pada malam ini kami berencanakan akan tidur saja. Sebab tidak ada perbedaan  malam tahun baru dengan malam-malam lainnya tuan sama saja. Oorang yang merayakan pergantian malam tahun baru ialah orang-orang pandir.

Kenapa tuan?

Karena sesungguhnya pergantian hari ialah pada saat magrib tuan, bukan pada pukul 12 tengah malam. Cobalah tuan renungkan. Kami telah membahas perkara ini pada tulisan kami yang lain, silahkan tuan ikuti saja alamat ini: https://soeloehmelajoe.wordpress.com/2012/11/07/patokan-waktu-yang-jitu/

 

Seperti apapun kita meniru orang BARAT. Yang kulit kita akan tetap sawo matang atau kaliang, tetap takkan berubah.Ilustrasi Gambar: Internet

Seperti apapun kita meniru orang BARAT. Yang kulit kita akan tetap sawo matang atau kaliang, tetap takkan berubah.
Ilustrasi Gambar: Internet

Namun tahukah tuan, apa itu perayaan tahun baru masehi?

Kapan bermulanya?

Kenapa dirayakan orang?

Apa maknanya?

Seperti apapun usaha kita meniru mereka (BARAT) tetap takkan mirip, masih terasa perbedaannya.Ilustrasi Gambar: INternet

Seperti apapun usaha kita meniru mereka (BARAT) tetap takkan mirip, masih terasa perbedaannya.
Ilustrasi Gambar: INternet

Kalau tuan tak dapat menjawabnya, sebaiknya tuan tunda dahulu acara perayaan tahun baru tuan. Sebab jika tuan mengikut-ikuti suatu perkara yang tuan sendiri tak faham makna dan tujuan dari perkara itu. Maka sama saja tuan dengan taklid. Suatu perkara yang sering sekali dituduhkan oleh orang-orang “pintar” di Jakarta kepada para Laskar Berjenggot.

Orang yang hanya ikut-ikutan, sama dengan orang pandir. Sebab mereka tak meneliti, memahami, dan mengerti maksud serta tujuannya.

Silahkan Tuan..

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s