Berkelana

thumb45453015berkelanaMengelana, merupakan salah satu impian kami semenjak dahulu. Sebagai seorang sejarawan sudah sepantasnya aku berjalan keliling negeri. Melihat masyarakat dan kehidupan mereka yang berbeda dengan yang kita jalani. Memaknai setiap kejadian dan kisah yang terkandung di dalamnya pesan dan makna bagi setiap kehidupan yang kita jalani.

Berjalan melintasi sungai, mendaki gunung, dan menuruni lurah yang dalam. Berlayar menuju lautan yang katanya bertuah, guna menempa diri dan jiwa yang lemah. Terbang diangkasa menempuh jarak yang jauh, melihat keindahan negeri dari kejauhan, betapi agung sang pencipta.

Mengabadikan setiap kejadian dan peristiwa guna menjadi pertanda dan pelajaran dikehidupan. Menambah pengetahuan dan memperluas cara pandang, melihat dan menyaksikan masyarakat yang berbeda adat resamnya dengan diri kita.

Namun apalah daya, disini kami sekarang. disebuah ruangan, duduk di atas kursi dan dihadapan sebuah meja. Mengetik berbegai pekerjaan di komputer kantor yang sudah enggan untuk membantu ku dalam menjalankan pekerjaan.

805d5880affc128772a92755a8c120d2Sangatlah sulit bagi seorang pegawai untuk bergi berkelana. Waktu yang didapat hanya sedikit, paling lama satu pekan. Uangpun sedikit pula, tabungan seorang pegawai hanya habis untuk memenuhi setiap kebutuhan hidupnya.

Salah sendiri, kenapa jadi pegawai..!?

Ya.. tuan, namun bersyukur adalah sesuatu yang wajib dilakukan setiap muslim. Walaupun keadaan yang dikehendaki tidak sesuai dengan yang diidamkan. Kita harus berhati-hati terhadap bisikan nafsu dan rayuan syetan.

Beruntunglah tuan yang hidup bebas, berkelana ke setiap negeri. Berkisah perihal peri kehidupan suatu masyarakat. Mengambil gambar mereka yang polos, bersih dari tipu daya kehidupan.

Beruntunglah tuan yang memiliki banyak waktu untuk berkelana, berjalan ke berbagai negeri. Belajar dan memahami setiap kebudayaan.

Beruntunglah tuan yang memiliki pekerjaan yang menuntut tuan untuk berjalan. Ditugaskan ke daerah ini dan ke daerah itu. Bagi kebanyakan dari kami, harus meluangkan waktu khusus, namun bagi tuan terbuka begitu saja kesempatan.

13355862731800852401_300x401.14285714286Berceritalah tuan, berkisahlah mengenai pelbagai negeri, berbagai masyarakat, dan berbagai kebudayaa.

Kisahkanlah kepada kami, betapa kaya negeri kita, betapa beragam masyarakatnya, betapa indah alamnya, dan betapa sepatutnya kita orang Indonesia bersyukur atas apa yang ada.

Kalau ada kesempatan, tuan bawalah kami ikut serta bersama tuan menjelajahi negeri. Takkan putus masa sebentar tentunya, takkan habis kesabaran barang sedikit, dan takkan cukup hati yang sebingkah tentunya.

ilustrasi gambar: internet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s