As Shabar

Gambar Ilustrasi: Internet

Gambar Ilustrasi: Internet

Kata itu sering sekali diucapkan untuk menenangkan hati orang-orang yang kesusahan. Walau sebenarnya yang mengucapkannyapun merasa ragu dengan kata-kata itu. Lebih kepada menghibur diri sendiri daripada ke orang lain. Namun buah dari sabar akan terasa apabila kesusahan itu telah dilewati. Bahkan terkadang terbit rasa sesal di hati “kenapa dahulu aku sering mengeluh?

Sabar menghadapi orang lain, Sabar menghadapi kenyataan hidup, Dan sabar menghadapi diri sendiri. Mana kiranya yang lebih susah tuan?

Tak dapat dibandingkan memang, Akan tetapi sering kita tak tahan, dan kemudian bertanya “kapan ini akan usai?

Bolehkan tuan? Sebab diri ini juga manusia, dan manusia memiliki batas.

Apalagi jika menengok orang lain, Mendapatkan apa yang hendak kita dapatkan. Mencapai apa yang hendak kita tuju. Sering teriba hati ini jika memandangnya. Serupa kanak-kanak yang melihat kawan sebaya memainkan mainan yang sudah lama diidamkannya. Sedangkan diri sendiri tak jua mendapat, apalah daya tak ada kemampuan. Sedih sering terasa, bahkan berurai air mata. Payahlah badan ini rasanya jika hati yang telah merana.

“Begitulah hidup..!” kata orang-orang.

Kita mesti sabar dalam setiap keadaan. Mengadulah kepadaNya, sebab hanya Dialah satu-satunya tempat mengadu.

Sabar..sabar..sabar..

Kata yang indah namun berat untuk dijalankan…

 

 

sumber gambar:

http://irsyadhebat.blogspot.com/2012/12/sabar-dalam-hidup-ku.html

Advertisements

4 thoughts on “As Shabar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s