Mereka bersatu melawan Islam

Ilustrasi Gambar: Internet

Ilustrasi Gambar: Internet

Telah dikatakan oleh nabi kita berabad yang lalu, bahwa orang-orang musyrik, fasik, dan kafir akan selalu seiya-sekata apabila telah berhadapan dengan umat Islam. Walaupun sebenarnya dalam diri mereka sendiri muncul pertentangan sesama mereka.

Itulah yang kami rasai, tatkala melihat seorang sosialis radikal membuat sebuah status di FB “Coba A**k yang nyalon jadi presiden. Ane pasti pilih..” kami tak begitu terkejut dengan status sosialis radikalis ini sebab sadar bahwa hati orang ini memang telah dimatikan oleh Allah. Hanya mukjizat dari Allah Ta’alalah yang dapat mencairkannya.

Jangan salah faham dengan si pembuat status, dia merupakan orang terdidik dan juga seorang pengajar di salah satu universitas ternama di Pulau Sumatera. Seorang sosialis yang sangat mengagung-agungkan logika. Menafikan agama bahkan menghujat agama itu sendiri..

Bahasa yang dipakainya sungguh gaul sekali (khas jakarta), namun sesungguhnya ialah orang daerah. Benci kepada kapitalis namun menyukai berbagai macam jenis teknologi terbaru, gadget, games, lagu-lagu dan filem-filem barat.

Ilustrasi Gambar: Internet

Ilustrasi Gambar: Internet

Layaknya para sosialis yang selalu mengkritik para pemilik modal, begitu pulalah ia. Namun bukan kapitalis musuh terbesarnya melainkan Islam, yang setahu kami merupakan agama yang dianutnya semenjak lahir.  Hal ini tampak dalam salah satu statusnya di facebook, dia malah mendukung seorang Pemilik Modal untuk jadi Presiden di republik ini.

Seorang kapitalis kafir (non-muslim)[1] yang berhasil meraih jabatan kedua tertinggi di salah satu daerah utama di republik ini. Menguasai daerah yang dihuni oleh orang-orang yang mengaku beragama Islam. Tanpa berfikir panjang dan menimbang rasa selalu mengeluarkan pernyataan yang menyakitkan bahkan menyerang terhadap agama Islam itu sendiri.

Kami hanya tersenyum, sering mengatakan orang munafik tapi rupanya yang bersangkutan sendiri ialah munafik. Benarlah kata orang bijak, ucapan mencerminkan kepribadian. Tuduhan yang dilemparkan akan kembali kepada yang melempar. Bertawakallah kepada Allah Ta’ala..

Orang-orang serupa ini sangat banyak sekali berkeliaran dalam kehidupan kita. Benci akan Islam, berusaha menjauhi dan mempengaruhi orang lain untuk ikut menjauhi Islam. Mencintai apa yang dibenci oleh agama kita dan membenci apa yang dicintai oleh agama kita. Tajam lidahnya bak sembilu, pandai merangkai kata dan ungkapan. Memusuhi semua ahlul masjid, memandang rendah hati (bathin), memuja akal (logika).

Gambar: http://pencariridhomu.wordpress.com/2011/06/22/hati-hati-penyakit-ganas-ini-mengintai/


[1] Orang zaman sekarang sangat takut sekali menggunakan kata “kafir” sebab terkesan kasar, menghujat, merendahkan dan diskriminatif. Namun pada sesungguhnya, kata “kafir” tidak bermakna yang demikian. maknanya sama dengan kata “non-muslim”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s