Masihkah ada hati..?

Ini yang mereka kata Ikhwanlah yang melakukan"kekerasan". Coba engku dan encik tengok baik-baik..

Ini yang mereka kata Ikhwanlah yang melakukan”kekerasan”. Coba engku dan encik tengok baik-baik..

Tindakan jahanam yang dilakukan oleh Tentara Mesir terhadap rakyat yang sedang berunjuk rasa sungguh sangat mengejutkan semua orang. Tidak ada seorang manusiapun yang dapat membayangkan kekejian serupa itu akan dilakukan sendiri oleh orang yang mengaku sebangsa dan seagama. Suatu tindakan yang tak dapat dibayangkan oleh manusia normal sekalipun.

Hati setiap muslim yang beriman hancur lebur tatkala mayat saudara-saudara mereka hasil korban kekejian Tentara Mesir. Terbit air mata, rusuh dan amat resahlah hati ini dibuatnya. Muncul pertanyaan “Manusia manakah yang sampai hati berbuat sekeji ini? Pantaskah ia dipanggil dengan sebutan manusia?”

Di situs jejaring sosial ramai orang saling berbagi gambar, fidio, ucapan kesedihan, kutukan, sokongan, dan do’a untuk saudara-saudara mereka di Mesir. Kenangan akan kepahitan masa-masa awal kemerdekaan Indonesia kembali dihidupkan. Mesir ialah negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia sebagai sebuah negara yang merdeka.

Sungguh rasa sakit yang sama juga dirasakan setiap muslim yang beriman di belahan bumi manapun. Ya.. engku dan encik sekalian muslim yang beriman.

Aktifis Indonesia sedang melaksanakan Shalat Ghaib untuk Mesir

Aktifis Indonesia sedang melaksanakan Shalat Ghaib..

Adalah suatu keheranan kami, bertanya kami dalam hati apakah beberapa orang manusia di republik ini masih punya hati? Ya.. mereka yang selama ini membenci Hukum Syari’at, mereka yang membenci orang berjanggut dan bergamis, mereka yang membenci segala macam perlambang keislaman. Tiada satu patah katapun terucap dalam status facebook mereka, kata berduka, bersedih kalaupun tak hendak mengutuk para jahanam yang sedang melakukan pembantaian di Mesir itu.

Dikatakan mereka sedang tidak aktif di fesbuk,. Mereka selalu update status..

Bagi mereka nyawa umat Islam itu serupa agaknya dengan nyawa nyamuk tak terasa pabila dibantai.

Mereka akan langsung bertindak mengupdate status, apabila mendengar seorang atau sekelompok muslim melakukan kekhilafan kepada orang-orang munafik, kufur, ataupun kafir  (non muslim). Namun apabila umat Islam yang menjadi korban, mereka akan diam senyap “Patut kalian kena bantai, radikal..” kata mereka.

Mayat para Syuhada di Masjid Al Fath di Lapangan Ramses.

Mayat para Syuhada di Masjid Al Fath di Lapangan Ramses.

Duhai engku dan encik sekalian.. ada apa dengan negeri ini? ada apa dengan manusia zaman kini? Kenapa begitu tak berhati?

Salah seorang korban kekejian tentara.

Salah seorang korban kekejian tentara.

Hendaknya perkara ini menjadi bahan pemikiran bagi kita bersama, Dunia Takkan Lebih Baik apabila Kita Bersikap Mendua serupa itu. Cepat atau lambat akan tampaknya jua..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s