Keheranan Kami

Empat, perlambang dari Revolusi Ikhwan di Mesir. Dicetuskan oleh PM. Erdogan dari Turki.

Empat, perlambang dari Revolusi Ikhwan di Mesir. Dicetuskan oleh PM. Erdogan dari Turki.

Kami dapati juga sampai hari ini di ranah fesbuk orang-orang yang menaruh benci dan kesumat tatkala melihat dan membaca status ataupun tautan yang menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang tengah di zhalimi di Mesir. Rupanya berbagai macam gambar dan berita menyayat hati dari Mesir tak dapat mengetuk hati mereka. Sudah serupa batu agaknya hati mereka itu.

Kami terkenang akan petikan ayat Al Qur’an yang kira-kira begini bunyinya “Apabila Allah telah menutup mata dan hati mereka, telah membelenggu kaki dan tangan mereka, maka tiada daya dan upaya bagi mu selain berserah diri kepada Allah..

Kami juga pernah mendengar seorang ulama berwasiat yang wasiatnya tersebut didasarkan kepada Hadist Nabi SAW “Janganlah engkau berdebat karena berdebat dapat mematikan hati. Jangan pula engkau hiraukan cacian dan makian orang-orang kafir, kufur, dan munafik terhadap Islam. Karena apabila kamu membalasnya maka mereka akan kembali membalas dengan cacian yang lebih kejam..

Mayat seorang perempuan yang digiling oleh Tank Tentara.

Mayat seorang perempuan yang digiling oleh Tank Tentara.

Tampaknya usaha fitnah media yang dilancarkan oleh Pemerintah dan Kaum SEPILIS di Mesir serta diamini oleh media-media sekuler lainnya di republik ini telah membuahkan hasil. Awalnya hanya satu tokoh SEPILIS yang membuat pernyataan menyakitkan namun itu hanyalah permulaan karena kemudiannya banyak muncul orang-orang serupa. Lebih keji lagi ucapan yang keluar dari fikiran dan lidah mereka.

Benar agaknya peringatan dari Nabi kita SAW “Fitnah itu ialah lebih kejam dari pada pembunuhan…” dan lagi “Ghibah ialah serupa dengan memakan daging saudara mu sendiri..

Yang terburuk ialah kedua-duanya dilakukan oleh orang zaman sekarang, fitnah dan membunuh..

Gambaran salah satu bentuk kekejian yang terjadi pekan yang silam di Mesir

Gambaran salah satu bentuk kekejian yang terjadi pekan yang silam di Mesir

Agaknya kami masih terkejut dan belum terbiasa dengan keadaan orang-orang pada zaman sekarang. Yang patut menjadi tak patut, yang halal menjadi haram, yang sumbang menjadi biasa, yang benar menjadi salah, dan yang hitam menjadi putih..

Na’uzubillah..

Semoga Allah menjauhkan kita, keluarga kita, serta orang-orang yang kita kasihi dari perkara-perkara serupa ini.. Amin..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s