Kemajuan?

Ilustrasi Gambar: Internet

Ilustrasi Gambar: Internet

Apakah makna keberhasilan itu?

Kata orang, orang yang berhasil ialah yang telah memiliki pekerjaan, beruang, berkendaraan, berpangkat dan jabatan, serta lain sebagainya.

Benarkah demikian engku dan encik sekalian?

Tidak juga engku, yang disebutkan di atas hanyalah beberapa sarana untuk mencapai keberhasilan. Hanya perlambang(simbol)  saja.

Lalu serupa apakah orang yang berhasil itu?

Orang yang berhasil itu ialah orang yang bahagia hidupnya. Tenang dan damai alam fikirannya, tak ada persoalan yang menjadi beban fikiran. Tidak ada hak orang lain pada dirinya. Segala sesuatu yang dikerjakannya ialah semata-mata hanya demi memenuhi kebutuhan badan saja. Sebab orang yang bekerja itu lebih sehat dari pada orang yang tak bekerja. Seperti kata nabi kita “Sebaik-baik manusia ialah yang memberi faedah kepada manusia lainnya..

Lalu serupa apakah kemajuan itu?

Lebih kurang sama dengan keberhasilan itu engku. Kemajuan ialah apabila masyarakat pada suatu negeri sejahtera hidupnya. Rumah, tanah, sawa, ladang, serta semua yang ada pada dirinya dimiliki sendiri. Tanpa ada hutang ataupun berbeban kepada orang lain.

Keberhasilan itu ialah apabila penduduk suatu negeri menjadi raja di negerinya sendiri. Tidak menjadi babu bagi manusia lainnya karena mereka ialah sama, sama-sama sebangsa dan seagama.

Keberhasilan itu ialah apabila penduduk suatu negeri hidup rukun dan damai. Apabila timbul persengketaan maka akan mereka selesaikan sendiri sesuai dengan tuntunan adat dan agama mereka. Takkan mereka bawa fihak lain untuk ikut ambil bagian dalam perkara yang disengketakan. Pandir itu namanya, sebab kalaulah kita berhasil memenangkan persengketaan. Maka harus ada imbalan kepada fihak yang membantu tadi. Kata orang Barat “Tidak ada makan siang gratis tuan..”

Ilustrasi Gambar: Internet

Ilustrasi Gambar: Internet

Bukankah kemajuan itu ialah apabial banyak ada pabrik pada suatu negeri, banyak pula pusat perbelanjaan, banyak bangunan-bangunan mewah dan megah, serta banyak pula mobil-mobil mewah nan mahal berlalu-lalang di jalan-jalan?

Benar demikian apabila kita merujuk kepada pendapat orang-orang di negeri seberang. Sebab, rambut boleh sama hitam, isi kepala berlainan. Namun eloklah kiranya jika kita berfikir dengan hati lapang dan jiwa yang tenang serta fikiran yang jernih.

Bukankah pada negeri seperti yang engku sebutkan itu lebih banyak pula timbul kemungkaran. Coba tengok serupa pusat perlontean, minuman tuak, judi, kekerasan dimana orang sampai hati menghilangkan nyawa orang lain, korupsi, dan berbagai perilaku menyimpang lainnya.

Banyak didirikan orang pusat perbelanjaan atau mol kata orang sekarang. Sebagai tempat apakah itu? tentunya selain sebagai tempat belanja ialah digunakan orang untuk melakukan kegiatan lainnya. Seperti zinah mata, pamer gaya hidup, melakukan transaksi terlarang, dan lain sebagainya.

Ada pula yang mendirikan café dan bar, untuk apakah itu? Diundang pula biduanita-biduanita yang cantik molek untuk menghibur pengunjung disana.

Ada juga yang mendirikan diskotik, Nauzubillah.. tak usahlah awak katakan perihal yang satu ini. Sebab awak tak pula faham, soalnya belum pernah kesana..

Kemudian yang takkalah pentingnya ialah tajamnya perbedaan si kaya dan si miskin.

Tentulah banyak yang lainnya apabila engku hendak tahu, namun cukuplah segini dahulu..

Jadi apakah kemajuan itu sebenarnya engku? Awak bersetuju dengan pendapat engku. Namun orang banyak menyangka ialah sebaliknya “Negeri yang Maju ialah Negeri yang Kaya..”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s