Ancaman Terhadap Perda Syari’ah

Ilustrasi Gambar; Internet

Ilustrasi Gambar; Internet

Perda syari’ah terancam, salah satu pasangan calon presiden di republik ini dengan terang-terangan mengaku akan menghampus perda tersebut karena tidak sejalan dengan ideologi yang dianut partai utama pengsung mereka serta dengan UUD 45 dan dasar negara. Lebih lanjut salah seorang anggota tim sukses pasangan calon presiden ini mengatakan bahwa Perda Syari’at tersebut dapat menyiptakan pengotak-kotakan tatanan sosial di masyarakat dan dapat mengganggu kemajemukan di republik ini.[1]

Selanjutnya calon wapres dari pasangan ketika ditanya oleh salah seorang mahasiswa ketika dia melakukan kampanye di Padang berkilah dengan jawaban “ dalam syariah itu mengatur aqidah, ibadah dan muamalah. Kalau untuk ibadah dan aqidah, tak perlu diatur dalam perda. Al Quran punya kedudukan lebih tinggi dari pada perda..”[2]

“Kalau persoalan itu diatur dalam perda, lalu apa bedanya bupati dengan Tuhan,”[3] kilahnya.

Sedih hati kami mendengarnya, suatu jawaban yang lebih patut dikatakan kilahan dari pada memberikan alasan yang kuat. Kenapa tidak diterangkan perkara muamalah oleh engku ini? Padahal beliau sendiri yang memberikan jawaban..

Kalau engku ini tahu dan sadar betapa tingginya nilai dan kedudukan Al Qur’an, lalu kenapa tidak beliau usahakan dan perjuangkan penerapan Hukum Syari’ah di republik ini? Bukankah dari jawaban beliau sendiri sesungguhnya tercermin bahwa perda syari’ah seharusnya mendapat dukungan bukan penolakan?

Lagi pula, perda hanya sebagai mempertegas diberlakukannya peraturan-peraturan yang dilandaskan hukum Islam. Dan keberadaan perda inipun karena tuntutan hukum yang berlaku di negara ini, bukankah hukum negara ini belum berlandaskan hukum Islam. Kalau diambil langkah keras dengan menafikan keberadaan hukum negara dengan langsung memberlakukan Qanun Syari’ah maka hal tersebut pastilah akan mendapat serangan pula dengan kalangan SEPILIS.

Sungguh tak habis fikir kami, entah apa yang ada di kepala engku ini. Kami sempat berbangga hati akan beliau yang membela kita umat Islam tatkala perkara pelarangan pembangunan gereja pada salah satu kota di Pulau Jawa dibesar-besarkan oleh media mainstream.[4] Namun hati kami hancur se hancur-hancurnya tatkala mendapati beliau berkenan dicalonkan menjadi wapres bersama dengan calon dari partai yang terkenal tidak bersahabat dengan Islam. Pada beliau sendiri tahu sesiapa saja orang-orang yang berada di belakang partai merah ini.

Apa gerangan yang tengah terjadi kepada engku kita yang merupakan rang sumando ini?

Semoga hidayah, rahmat, dan perlindungan Allah selalu bersama beliau, amin..

 

[1] http://gemaislam.com/berita/indonesia-news-menuitem/2475-tim-pemenangan-jokowi-jk-kami-tidak-mendukung-perda-syariat-islam

[2] http://www.republika.co.id/berita/pemilu/menuju-ri-1/14/06/06/n6qj6n-kisah-perdebatan-jk-dengan-orang-minang

[3] Ibid.

[4] http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2013/03/03/23469/inilah-sikap-tegas-jusuf-kalla-soal-gereja-di-depan-700-pendeta/#sthash.by7wssxQ.dpbs

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s