Memuja Manusia..

Ilustrasi Gambar: Internet

Ilustrasi Gambar: Internet

Pernah suatu ketika terjadi kejadian di kampung jiran, mereka hendak melakukan pemilihan kepala kampung. Beberapa orang calon telah didapat dan telah pula berkenan untuk ikut dalam pemilihan. Rupanya perkara pemilihan kepala kampung ini menjadi kabar hangat sampai ke kampung kami. Kampung kami dan kempung jiran memiliki satu buah pasar bersama. Jadi pada pasar itulah terjadi tukar-menukar kabar perihal pemilihan kepala kampung ini.

Beberapa hari semenjak calon ditetapkan telah ramai orang mempercakapkan perihal calon-calon kepala kampung tersebut. Selidik-menyelidiki, dari yang paling buruk hingga yang paling baik dari diri para calon diteliti oleh orang.

Memang demikianlah adanya, tidak hanya dalam perkara memilih kepala kampung saja, dalam perkara jodohpun demikian. Sebelum pinangan dijawab maka akan diminta waktu agak beberapa lama terleibh dahulu untuk memufakatkan dengan seluruh keluarga. Dalam masa itulah dilakukan atas diri si pelamar berikut juga orang tua dan keluarga besarnya. Bagi yang tak suka dengan perjodohan ini maka akan meniupkan kabar yang buruk-buruk namun sebaliknya bagi yang suka maka mereka akan memberikan kabar yang baik-baik perihal si calon beserta keluarganya.

Sebelum pemilihan, rupanya bertepatan pula dengan peringatan hari besar Islam. Disela-sela kaji yang disampaikan oleh Buya di surau terdengar oleh kami akan sebuah petuah yang mengatakan “Janganlah engkau menggantungkan harapan mu kepada manusia, sebab akan berujung pada kekecewaan. Gantungkanlah harapan engkau itu hanya kepada Allah, karena Allah tak pernah mengecewakan umatnya..

Memang demikianlah adanya, sebab tak ada orang yang sempurna. Masing-masing orang memiliki keinginan dan harapan yang berlainan atas orang lain. Dan sudahlah pasti agaknya bahwa sesiapapun dia, takkan pernah dapat memuaskan harapan dari sekian banyak orang yang memilih dirinya.

Sekarang telah bilangan tahun berlalu dan benar agaknya, beberapa orang sudah semenjak lama menunjukkan kekecewaan terhadap kepemimpinan kepala kampung yang dipilihnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s