Kampus Unand Air Tawar (Ex)

2014-06-30 08.02.56Dahulu sebelum kampus Unand di Bukit Limau Manis dibuat oleh orang, kampus Unand terletak di berbagai tempat seperti di Kawasan Jati, Pancasila, dan Air Tawar di Bandar Padang. Kemudian pada tahun 1990-an, perlahan-lahan beberapa fakultas mulai dipindahkan ke Bukit Limau Manis yang berada di Kecamatan Pauh yang merupakan kawasan yang baru sepuluh tahun yang silam dimasukkan ke Kota Padang dimana sebelumnya berada di bawah Kabupaten Padang Pariaman.

Kemudian perlahan-lahan beberapa kawasan yang dahulunya menjadi kampus Unand menjadi dialiih fungsikan, ada yang menjadi kampus untuk mahasiswa ekstensi atau non reguler dan ada pula yang diserahkan ke institusi lain. Kawasan yang menjadi kampus untuk mahasiswa ekstensi dan non reguler ialah kawasan Kampus Pancasila yang menjadi kampus untuk mahasiswa ekstensi dari Fakultas Hukum. Kampus di kawasan jati diperuntukkan untuk mahasiswa ekstensi dari Fakultas Ekonomi. Sedangkan kampus di daerah Air Tawar perlahan-lahan diserahkan ke Universitas Negeri Padang (UNP). Di akhir tahun 2000-an, Jurusan Teknik Industri dan Teknik Lingkungan merupakan penghuni terakhir di kampus Air Tawar.

Secara perlahan-lahan kepemilikan atas gedung kuliah di Air Tawar dialihkan kepada UNP, kami tiada faham, apakah sudah ada kesepakatan sebelumnya antara kedua universitas ini?

Beberapa masa yang lalu kami singgah ke UNP dikarenakan ada suatu keperluan. Tatkala lepas dari gerbang UNP kami menengok-nengok ke arah kiri “Oh.. rupanya ada proyek sedang berjalan agaknya, gedung lama diruntuhkan..” seru kami daam hati.

Namun setelah kami berhenti di hadapan Bank Nagari, kami terpana, rupanya gedung perkuliahan lama Unand yang dirobohkan. Mungkin hendak dibuat bangunan baru atau dijadikan fasilitas lainnya, entahlah kami tiada tahu..

Peruntuhan bangunan lama ini mungkin sebuah keharusan karena UNP memiliki kebutuhan tersendiri untuk berbagai fasilitas penunjang pendidikan mereka. Namun walau bagaimanapun, kenangan akan kampus lama masih berkelebat di dalam kepala ini. Sudah menjadi kelaziman dalam hidup ada masanya dibuat (diciptakan), ada pula masanya dipakai, kemudian ada pula masanya terbengkalai atau dirobohkan.

Tambahan gambar

2014-06-30 08.09.36 2014-06-30 08.04.02 2014-06-30 08.03.41 2014-06-30 08.03.35 2014-06-30 08.02.04 2014-06-30 08.01.45

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s