Kisah Foto Tuan Presiden

Ilustrasi Gambar: Internet

Ilustrasi Gambar: Internet

Ini kisah yang kami dengar dari salah seorang kawan, pada suatu ketika kawan kami ini bercakap-cakap dengan kawannya yang seorang guru. Maklumlah percakapan orang sekarang, tak jauh dari orang nomor satu di republik ini. Rupanya kawan dari kawan kami yang seorang guru ini berkisah perihal pengalamannya di sekolah bersama anak-anak muridnya.

“Apa hubungannya dengan Si Sani engku..?!” tanya engku kepada kami. Marilah kami kisahkan;

“Pada suatu ketika saya mendapat pembagian tiga buah gambar dari bagian Tata Usaha di sekolah kami, satu foto presiden, satu foto wakilnya, dan satu lagi foto lambang negara kita. Saya bawalah ketiga jenis foto itu ke kelas dimana sayalah wali kelasnya. Di hadapan anak-anak murid saya katakan ‘Anak-anak sekalian, kita mendapat pembagian tiga buah foto, dimana ketiga foto ini mesti kita gantungkan di dinding kelas kita..’ seru kami di hadapan kelas”

“Anak-anak diam semua, memandang ke arah saya dengan rasa ingin tahu ‘Foto apakah itu gerangan engku guru’ terdengar suara mereka tak beraturan. Dengan senyum yang dipaksakan kami angkat ketiga foto tersebut ‘Tentulah foto pemimpin negara kita anak-anak..’ jawab kami lebay”

“Tahukah engku apa yang terjadi?” tanya kawan tersebut kepada kawan kami. Kawan kami menggelang.

“Beberapa orang anak murid saya berkata memprotes ‘Aduh engku guru, janganlah sampai digantung di muka kelas kita..’ Kami senang sekali mendapat protes, namun apa hendak dikata, tugas sebagai pegawai mesti di dahulukan, mesti setia kepada Big Bos saya.”

“Sayapun bertanya kepada mereka ‘Kenapa kalian sampai berkata demikian, inikan foto pemimpin kita, yang telah dipilih oleh orang tua kalian pada pemilu yang lalu..’ merekapun menjawab balik ‘Manalah engku guru, orang tua kami memilih Pak Prabowo..’ jawab mereka tanpa dosa..”

“Dalam hati kami bersyukur dan bersorak kegirangan, namun kalau kami perturutkan hawa nafsu maka kami akan menjadi guru yang buruk bagi mereka. Akhirnya kami berkata ‘Sudah, kita mesti menggantung foto ini, kalau tidak kita semua akan kena marah oleh Kepala Sekolah..’ kata kami tegas”

“Salah seorang anak menjawab dari arah belakang ‘Hah, engku guru hendak menggantung presiden kita beserta wakilnya..’ dan seluruh kelaspun heboh dengan gelak tawa mereka. Adapun dengan kami tak dapat menahyan senyum yang dengan jujur kami perlihatkan kepada mereka. Sungguh anak-anak yang polos, sangat menyedihkan sekali kalau mereka telah mendapat pengajaran berbohong dan menipu pada usia semuda ini.”

Demikianlah, akhirnya di muka kelas mereka sekarang sudah tergantung foto itu..

One thought on “Kisah Foto Tuan Presiden

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s