Geliat Komunis di Padang

pki_4

Gambar dari Halte Trans Tunggul Hitam Kota Padang

Kami mendapat beberapa buah gambar dari salah seorang di Bandar Padang. Terkejut kami dibuatnya oleh gambar ini, walau sudah mengira bahwa Komunis akan bangkit dalam masa pemerintahan rezim sekarang namun tetap saja kami terkejut. Apalagi kami beberapa masa yang silam telah mendapat pula vidio dari seorang kawan periihal Lagu Hymne Partai Komunis Indonesia (PKI) yang tanpa rasa segan dan takut diedarkan oleh orang-orang di fesbuk ataupun youtube.

Gambar tersebut diambil oleh kawan kami pada salah satu Halte Bus Trans Padang, tepatnya ialah di Halte Tunggul Hitam.

Terkenang akan masa sebelum perang dengan Komunis[1] dahulu, Kolonel Dahalan Djambek memprakrasai membentuk sebuah organisasi yang dinamai dengan GEBAK kepanjangannya ialah Gerakan Bersama Anti Komunis. Sungguh suatu sikap yang berani dan patut kita tiru, sebab ketika itu Komunis sedang sangat berpengaruh di Jakarta.

GEBAK didirikan untuk menghadapi aksi propaganda dari Organisasi Pemuda Rakyat (OPR) yang merupakan Sayap Kepemudaan Partai Komunis Indonesia.

Ideologi KOMUNIS ini sebelumnya telah lama menjamur di kalangan mahasiswa pada beberapa kampus di propinsi ini. Kampus ialah media indoktrinasi yang paling ampuh karena berbagai diskusi digelar secara bebas dan tanpa adanya pembatasan ataupun larangan. Serta sangat banyak pula para akademisi yang berideologikan ini yang menjadi sumber dari propaganda ideologi ini kepada para mahasiswanya.

Inilah akibatnya kalau anak-kamanakan kita yang kita kirim belajar ke universitas tidak kita bekali dengan pemahaman Ilmu Agama Islam yang cukup. Sehingga mereka dengan mudah tergelincir ke faham terkutuk ini. Lupa mereka betapa Komunis beserta para pemujanya telah menyebabkan kerusakan yang sangat parah di Minangkabau ini pada masa 1958-1961.

Namun sekarang keadaan kita bertambah berat selain menghadapi KOMUNIS yang sedang menggeliat bangkit, SEPILIS[2] telah lebih dahulu menerjang. Cara ideologi ini beredarpun sama yakni melalui kampus dan organisasi kemahasiswaan. Namun bedanya, propaganda ideologi ini juga dilakukan secara terbuka dan terang-terangan melalui Media Propaganda (TV, Koran, Majalah, Buku-buku, dsb).

Sekarang di Rezim Pemerintahan Sekarang, musuh telah dengan terang-terangan menyerang kita. Tidak ada satu orang petinggi dari republik ini yang malu-malu memperlihatkan sikap anti patinya terhadap Islam. Bahkan golongan kafirpun telah dengan berani terang-terangan. Akankah kita sanggup menahan segala cobaan ini? Akankah perkara yang pernah berlaku pada masa ’58 dahulu berlaku kembali? Akankah kita diamkan saja agama dan keyakinan kita dilecehkan dan diinjak-injak? Akankah kita dengan senang hati dan tangan terbuka mengirim anak-kamanakan kita ke universitas tanpa adanya modal agama yang cukup?

Dahulu kita berperang dengan Pusat guna Melawan Komunis, akankah kita biarkan mereka kembali dan menjajah negeri kita?

Tiada dusta kiranya kabar yang pernah dikabarkan oleh salah satu Stasiun Televisi yang meakibatkan stasiun tv itu kena tegur oleh Komisi Penyiaran.

Ya Allah Ya Rabbi, Lindungilah Minangkabau dan Umat Muslim Lainnya.. Amin..

[1] Masa sebelum pecah Perang PRRI

[2] Sekularis, Pluralis, Liberalis

Tambahan Gambar:

pki_3 pki_2 pki_1

One thought on “Geliat Komunis di Padang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s