Kegelisahan di Pusat

Piture: Here

Tampaknya berita ini sudah lama namun kami baru mendapatinya, ditautkan oleh seorang kawan di akun fesbuknya. Setelah kami selidiki lebih lanjutnya, setidaknya satu media nasional dan satu lagi media lokal telah menurunkan berita perihal hasil survei tersebut. Tapi ada untungnya kami terlambat mendapatkan berita ini, sebab setidaknya pertanyaan kami pada waktu belakangan ini terjawab.

Tatkala membaca status serupa ini, pada mulanya kami agak kesal dan merasa tersinggung namun hanya sekejap. Perlahan-lahan senyum terulas dibibir kami. Buat apa diributkan hasil survei dari orang ini, tiada berguna. Apabila kita ribut maka akan senanglah hatinya, bertambah populer dan terkenal dia beserta lembaga surveinya. Dan bertambah gedang pula kepalanya.

Kesal dan geram dengan cepat sirna berubah menjadi rasa bangga, sebab dengan hasil survei ini dia telah membuktikan bahwa kami orang Minang ini ialah bangsa intelektual, bangsa terdidik. Mengutip pernyataan dari salah seorang pengamat yang dimuatkan beritanya pada salah satu media nasional: 

Dengan kata lain, di perkotaan lebih tinggi ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintahan Jokowi, demikian juga berdasar tingkat pendidikan, semakin tinggi pendidikan, ketidak puasan juga lebih tinggi,” lanjutnya “Ini berarti mempertegas posisi orang Minang memang khas di tengah-tengah heterogenitas suku bangsa di Indonesia, yakni ‘lebih kota’ dan ‘lebih terdidik.” (Edi Indrizal)[1]

Namun rasa senang kami mulai agak menurun tatkala melihat perbandingan hasil survei dengan hasil pemilu presiden nan silam. Pada pemilu nan silam jumlah perolehan suara Jokowi di Sumbar hanyalah 23,1% dan yang 76,9% memilih Prabowo. Sedangkan hasil survei menyebutkan 36,1% responden puas dan selebihnya 63,9% tidak puas.[2] Berarti apabila kita bandingkan keduanya akan ada kenaikan sebesar 13% terhadap Jokowi di Sumbar ini.

Hati kecil kami mencoba menenangkan, kita tiada tahu dimana survei diadakan dan sesiapa saja yang disurveinya, serta jujur atau tidakkah mereka ini. Sebab selama ini sudah jamak diketahui khalayak, semuanya pada bermain, mulai dari media serta lembaga surveipun demikian pula.

Setidaknya hal ini menjadi catatan bagi kita bahwa kita mesti berhati-hati, mengawal diri, keluarga, serta masyarakat kita. Setiap hari propaganda diluncurkan, fikiran kita berusaha dipengaruhi, dan akal fikiran kita hendak mereka bolak-balikkan. Di daerah lain mereka memang berhasil namun mereka agak kepayahan di daerah kita. Setiap hari di jejaring sosial ada-ada saja postingan yang membela serta meagung-agungkan yang disana. Dan juga mereka melakukan serangan dua arah, Islam, ulama, dan umat Islam di deskreditkan.

Seperti kata ahli komunikasi “satu kebohongan apabila diucapkan seribu kali maka ia akan menjadi kebenaran” demikianlah muslihat orang munafiq, Kaum Abdullah bin Ubay.

Dan itulah penyebabnya kiranya kenapa banyak pejabat negara yang datang ke propinsi ini pada beberapa bulan belakangan ini. Terakhir ialah Si Nona Besar yang datang. Mungkin karena hendak menyikapi hasil survei tersebutkah? Mungkin..

Kami sangat berharap kita orang Minang ini agar sangat berhati-hati, pelajari sejarah negeri kita ini, pedalam pengetahuan agama dan adat, serta pelajari pula ilmu-ilmu yang berkaitan dengan kehidupan masa kini. Apakah itu ilmu politik, komunikasi, psikologi, budaya, dan lain sebagainya. Jangan sampai kita dipakudoi oleh mereka. Sudah banyak yang berubah haluan tampak oleh kami. Menjadi Kerbau karena telah hilang Minangnya.

Ingatlah PRRI, betapa kejamnya mereka kepada kita. Sungguh sangat mengheranan kalau masih ada orang Minang yang hendak menjadi komunis. Berhati-hatilah terhadap media, berhati-hati pula di media sosial. Status, postingan, dan tulisan mereka bertujuan hendak membelokkan akidah kita orang Minang.

_____________

Catatan Kaki:

[1] http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/16/02/15/o2kknc383-pengamat-survei-indikator-politik-cerminkan-orang-minang-terdidik

[2] http://www.portalpiyungan.com/2016/02/minang-dan-jokowi-membaca-survei-burhan.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s