Kembali ke UUD 45

Picture: Here

Sekedar reminder, inilah daftar institusi asing dan domestik yang mengobrak-abrik UUD 1945 sejak tahun 1999 – 2002, yang menjadi kerangka yuridis keamburadulan Indonesia saat ini. Dari laman sebelah.

***
INDONESIA SESUNGGUH NYA SUDAH MENJADI NEGARA BONEKA SEJAK AMANDEMEN UUD 1945 .
PRIHANDOYO KUSWANTO·FRIDAY, JUNE 17, 2016

Sejak amandemen UUD 1945 Indonesia memang sudah berubah bukan saja menjadi negara yang berdaulat ternyata Amandemen telah menjadikan negara ini Super Liberal Kapitalis, dan semua itu adalah kekalahan telak bangsa Indonesia, juga penguburan terhadap para pendiri negeri ini. Nekolim justru oleh para antek-antek asing telah diberi karpet merah dan sebagai anak bangsa mari kita melihat dokumen ini siapa saja yang merontokan UUD 1945, menengelamkan Pancasila, bahkan mengkhianati Pembukaan UUD 1945.

Sejak saat itulah kompas kehidupan berbangsa dan bernegara telah kita serahkan pada asing, maka Indonesia sudah tidak lagi “Merdeka , Bersatu, Berdaulat, Adil dan makmur “ sebab kita telah dijajah lagi dengan dikuasai \nya Kompas Kehidupan kita, dihilangkan dari sejarah nya, dihilangkan jati diri nya, diputus dari cita-cita nya dan kita kembali menjadi bangsa terjajah.

*DIBALIK AMANDEMEN UUD 1945* NB: Dana dari AS yg diberikan selama 4 tahun (1998-2002) untuk mengamademen UUD 1945, merevisi dan membuat 49 UU dan membuat 1 TAP MPR RI no 1/MPR/2003… *cuma sekitar US$ 35 juta*. Ini adalah *biaya yang sangat murah untuk merusak RI.*. Siapa Saja Dibalik AMANDEMEN UUD 1945 Yang Diresmikan Tahun 2002?

American Group:

1. UNDP (United Nations Development Programm).
2. World Bank.
3. IMF.
4. ADB (Asian Development Bank)
5. Nathan Associates, kInc.
6. Checchi & Company Consulting, Inc.
7. REDE European & Australian Group:
1. ODA (Official Development Assistance).
2. EU-MEE (European Union).
3. HDC (Henry Dunant Center).
4. Delegation Of The European Commission To Indonesia.
5. CGI (Concultative Group on Indonesia).
6. AUSAID.
7. The Asia Foundation Yang Bertindak Sebagai Operator Bersama LSM Lokal: Partnership for Goverment Reform (PGR).

USAID Partner:
1. ELLIPS (Economic Law & Improved Procurement System) Project,
2. NDI (National Democratic Institute).
3. PEG (Partnership For Economic Group),
4. IFES (International Foundation For Electoral System)
5. IRI (International Republican Institute)
6. ICG (International Crisis Group)
7. ACILS (American Center for International Labor Solidarity)
8. JICA (Japan International Cooperation Agency)
9. Ford Foundation
10. IDEA (International Institute For Democracy and Electoral Assistance) Sweden.
11. TI (Transparancy International) Berlin.

INFID (International NGO Forum On Indonesian Development), Dengan Anggota:
1. OCCA (Office Of Climate Change And Adaptation).
2. ACFID (Australian Council For International Development).
3. AVI (Australian Volunteers International),
4. AHRS (Australian Human Rights Society)
5. CSDI (Centre for Sustainable Development Initiatives)
6. ANNI (Asian NGO Network on National Human Rights Institutions)
7. CHRF (Canadian Human Rights Foundation)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s