SBY Ikut Bertanggung Jawab

Picture: Here

Surat ini ialah surat dari salah seorang ibu rumah tangga yang kami dapatkan tautannya di fesbuk. namun sayang tiada kami teliti betul sebelumnya sehingga alamat akun yang menyebarkan pada saat sekarang telah tiada.

Kepada Yth :
Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.
di Tempat.

Assalaamualaikum. Wr. Wb.

Perkenankan saya, ibu rumah tangga biasa, hendak menyuarakan isi hati  saya bahwa TAK SELAMANYA “DIAM ITU EMAS”.

Diam membiarkan kecurangan dan kedzoliman adalah KESALAHAN BESAR DAN BISA BERAKIBAT FATAL.

Maaf kalau analisa saya salah, tapi menurut saya, Bapak telah membiarkan sebuah kecurangan besar menyangkut nasib 250 juta rakyat di republik ini. Kecurangan yang saya makduskan ialah kecurangan pilpres 2014.

Meski kemenangan kubu Jokowi JK bukan mutlak kesalahan Bapak melainkan akibat konspirasi pihak-pihak yg menghendaki kehancuran Indonesia berdasarlan pesanan asing dan aseng yang ingin menguasai kekayaan alam Indonesia. Tetapi sedikit atau banyak ada jua andil Bapak di dalamnya karena ketika hal tersebut berlangsung Bapak masih menjabat sebagai presiden ketika itu. Tentu Bapak mendapat laporan tentang kecurangan yg terjadi secara TSM (Terstruktur, Sistematis dan Massiv) oleh kubu tertentu pasangan pilpres dan berikut Tabulasi Data Hasil Pilpres yang terindikasi manipulasi.

Akibat yang dirasakan nyata oleh rakyat sejak pelantikan pasangan presiden dan wakil presiden tersebut adalah kehancuran di setiap lini kehidupan berbangsa.

Bukan saja perekonomian yg kian lumpuh, tapi korupsi yang semakin menggurita terpampang jelas.
Hukum diporakporandakan, pendidikan moral diabaikan, ajaran komunis dan syiah diberi ruang dgn bebas, bahkan hingga menyentuh sisi ruhaniyah kita sebagai muslim.

Islam dipinggirkan oleh rezim ini, contohnya dengan pencabutan 3.143 perda berbasis islam.

Ini sangat melukai hati umat Islam,

Bapak SBY yang terhormat.
Kebaikan dan prestasi yg telah dilakukan oleh Bapak selama sepuluh tahun kemarin kini diruntuhkan oleh rezim ini.

Rakyat menjerit kebingungan, aset negara telah tergadai, hutang kian menumpuk yg konon masa pembayarannya sampai 60 tahun ke depan, PHK merajalela tapi impor tenaga kerja Cina dibuka lebar2, bahkan area steril milik militer sebagai penjaga kedaulatan negara pun sudah berpindah tangan kepada aseng.

Pada kesempatan ini saya hanya ingin mengajak Bapak dan seluruh rakyat untuk beristighfar memohon ampun kepada Allah atas segala dosa yg mungkin menjadi sebab dari semua kehancuran ini.

Mari bergandeng tangan bersama rakyat yg sama2 mencintai negeri ini untuk membenahi keadaan tanpa saling menyalahkan.

Hasbunalllah wa ni’mal wakiil. Ni’mal maula wa ni’man nashiir.
Laa hawla walaa quwwata illaa billaah.

Terimakasih atas perhatian Bapak dan mohon maaf jika ada hal yg kurang berkenan.

Wassalaamualailum Wr. Wb.

Bandung, 19 Juni 2016.

Dari seorang ibu rumah tangga yg sangat biasa.

Selengkapnya : https://www.facebook.com/farieda.nuraini/posts/1304260679604121

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s