Ancaman Cina

Picture: Here

Disalin dari status di fesbuk Azzam Mujahid Izzulhaq

Gelombang kedatangan pekerja dari Cina sudah mulai ramai berdatangan dan dibicarakan. Targetnya konon hingga 10 juta orang. Saya sendiri sejak tahun 2014 yang lalu sempat menuliskan bagaimana skenario kedatangan, keberadaan kantor mereka di Indonesia dan bagaimana cara mereka memperoleh beragam proyek di Indonesia.

Waktu itu (walau dishare di beberapa media non mainstream) banyak orang yang tak percaya. Mengatakan bahwa hal tersebut ialah fitnah, hoax, dan lain sebagainya hanya karena tidak diberitakan oleh media (mereka). Saya diam saja tak pernah menjawabnya. Sama kiranya seperti saat sekarang ini jika ada yang meminta “Mana fakta dari apa yang engkau tuliskan itu!!” Saya tiada menjawab, diam saja. Biarlah waktu yg akan menjawabnya.

Nah, setelah sekarang terbukti, tidak perlu lagi saya jawab satu persatu, kan?

Kini bagi kita, khawatir boleh dan wajar namun tidak perlu dikhawatirkan berlebihan. Tak perlu menjadi kalah mental. Kita adalah bangsa yg kuat. Masih ingat pasukan Raja Abrahah yg dengan jumlah teramat banyak datang ingin menguasai Baitullah? Bagaimana nasibnya setelah Allah turun tangan menjaganya?

Tugas kita sekarang adalah selain berwaspada, berjuang sekuat tenaga melalui jalur hukum dan penguasaan serta penyebaran opini tentang ini, juga adalah ‘mengundang pertolongan Allah’ untuk menjaga negeri ini dan rakyatnya.

Mulai saat ini, di setiap doa dan pinta kita, mintalah juga kepada-Nya agar negeri ini diselamatkan dari kezhaliman orang-orang yg berbuat zhalim.

Kita punya Allah Yang Maha Kuasa atas segalanya. Sedangkan mereka tidak…

***
Tidakkah engkau perhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah? Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia? Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong. Yang melempari mereka dengan batu dari tanah yang dibakar. Sehingga mereka (pasukan bergajah) dijadikan-Nya seperti daun-daun yg dimakan (ulat).” (QS. Al Fil, 105:1-5)

Hasbiyallahu la ilaha illa Huwa ‘alaihi tawakkaltu wa Huwa Rabbul ‘arsyil ‘azhim…

______________________

Tata bahasa disesuaikan dengan penambahan seperlunya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s