Depedensi

Picture: Here

Hari ini kawan-kawan angkatan saya di sekolah dahulu sah-sah saja tersenyum, bahkan ada yang gembira. Saya pun ikut pula senang, malah kasih ucapan selamat pula. Namun dibalik itu semua, pergantian itu jauh dari kesan adanya perubahan.

Malah kalau lebih dalam kita melihat negeri ini, jikalau memakai konsep dependensi[1] dalam pembangunan semakin terlihat terpinggirkan, dalam ketergantungan kepada ekonomi dunia.

Kehadiran Sri Mulyani[2], dan masih bercokolnya Menteri Rini[3], serta semakin kuatnya posisi Luhut Binsar Panjaitan[4], memperkuat hal itu. Dan untuk HAM, saya skeptis, ada apa Bapak Presiden ini memasukkan nama Wiranto.

Ketua Umum Partai lagi, malah demi masuknya sang Bapak, kader mudanya semacam Yudi Chrisnandy pun harus diganti.

Hari ini hasrat koalisi tersembunyi (hidden) sejak awal yang ada di tubuh PAN, dan Golkar udah terpenuhi. Malah salah satu diantaranya malah subuh subuh udah kasih dukungan akan mendukung Ajowi. Dan hari ini para Ajo[5] sangat senang karena dua Ajonya juga berlenggang ke kabinet.

Nah salah satu diantaranya malah kawan kita lagi, Bung Archandra. Disitulah kecutnya kita, satu sisi kita senang, namun di sisi lain hati kecil ini bertanya “Ini ada apa?” mudah-muudahan dia bisa berantas mafia di ESDM[6] itu, dan jangan akhirnya dia justru malah sebetulnya Sekrup Asing.

Namun jangan marah dahulu kawan, awak hanya waspada, namun awak yakin kawan orang baik, dan sudah hebat  lagi mendunia. Namun kawan harus ingat, kawan memimpin di Negeri Indonesia. Hati-hati ‪#‎penggantian‬ penuh aroma politik, dari pada kepentingan rakyat, persiapan (Pemilu) 2019 dan semakin membuktikan bahwa kita sangat Depedensi. Selamat Pagi semua.

PS: Disalin dari status fesbuk seorang kawan. Diedit dan diubah tata bahasa seperlunya.

_________________________

Catatan Kaki oleh St. Paduko Basa:

[1] dependensi/de·pen·den·si/ / dépéndensi/ n 1 keadaan bergantung kepada orang lain karena belum dapat hidup sendiri (tentang orang); ketergantungan; 2 keadaan tidak merdeka, di bawah kekuasaan atau pengaruh negara lain (tentang negara); keadaan dijajah; 3Ling hubungan antara unsur-unsur gramatikal dengan salah satu sebagai penguasa dan lainnya sebagai unsur bergantung (dikuasai), misalnya frasa verba menguasai frasa nomina pada tataran klausa, vokal (inti) menguasai konsonan pada tataran suku kata

[2] Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D. dilantik pada akhir Juli 2016 sebagai Menteri Keuangan pada Reshuffle Kabinet Jokowi. Sebelumnya dimasa Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono, ia pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan (2005) dan pada tahun 2008 diangkat menjadi Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas.

[3] Rini Soemarno masih bertahan dengan jabatannya sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara. Dimasa dialah kerjasama dengan Cina dijalin.

[4] Setelah Pergantian (reshuffle) Jendral Purnawariwan Luhut Binsar Panjaitan menjadi Monteri Koordinator Kemaritiman setelah sebelumnya menjabat Menteri Koordinator Politik, dan Keamanan.

[5] Panggilan untuk para lelaki asal Pariaman.

[6] Ekonomi dan Sumber Daya Mineral.

2 thoughts on “Depedensi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s