Pertanda bagi orang Minang..

Picture: Here

Picture: Here

Semuanya terkejut tatkala mendapatkan berita itu, tiada nan menduga apalagi nan menyangka. Berbagai macam ragam cara orang menerima kabar berita itu, ada nan langsung percaya maka keluarlah segala caci-maki di statusnya pada jejaring sosial miliknya. Ada nan meragukan dan memilih untuk mendengar dan memeriksa terlebih dahulu kabar tersebut. Ada nan tiada langsung percaya karena sosok orang nan mereka kenal tiadalah serupa itu.

Entah mana nan benar, menurut kami masihlah gelap. Karena pada zaman sekarang antara kebenaran dan kedustaan itu sangatlah tipis dan tiada jelas perbedaannya. Semuanya memiliki bukti, dan semuanya memiliki argumen yang kuat untuk mempertahankan pendapat masing-masing.

Kami sendiri tiada mengetahui dengan baik siapa sesungguhnya Irman Gusman ini, yang kami ketahui ialah bahwa ia orang Minangkabau dan menjadi politisi di Senayan serta menjabat sebagai Ketua DPD.

Kami juga terkenang bahwa dialah yang memperkenalkan salah seorang Investor Cina yang hendak membangun sebuah Pusat Perbelanjaan lengkap dengan rumah sakit di Padang kepada salah seorang Kepala Daerah di provinsi ini.

Dia ikut pula menghadiri peletakan batu pertamanya bersama Tuan Gubernur dan tokoh-tokoh lainnya kala itu. Dia juga yang membela investasi ini tatkala sekalian Orang Minangkabau menentang kedatangan Kapitalis Cina itu.

Dia juga yang menasehati Mahyeldi agar membuka pintu untuk investor karena Sumatera Barat bukan hanya milik orang Minang saja.

Dia juga berargumen bahwa Orang Minang takkan menjadi Kristen apabila bersekolah di sekolah Kristen dan menjadikan dirinya sebagai contoh.

Bukan berarti kami membenci Irman Gusman, hanya sedih dan kasihan. Apalagi tatkala melihat isterinya tiada berjilbab maka fahamlah kami akan pandangannya akan agama dan negara di negeri kita.

Kami masih berharap bahwa Allah Ta’ala akan memberikan hidayah kepada Irman Gusman. Terjaga dan sadar dari segala tipuan syetan yang selama ini mempengaruhinya. Setidaknya musibah ini membuktikan siapa sesungguhnya kawan dan siapa sesungghnya lawan.

Kami pertama kali mendapati kabar ini dari tautan seorang SEPILIS yang mencaci maki Irman Gusman. Terkejut kami, bagaimana mungkin ia sampai membenci orang nan begitu toleran dan plural? aneh bin ajaib.

Picture: Here

Laki-bini nan menjebak Irman Gusman [Picture: Here]

Kami juga curiga dengan nama orang yang katanya menyuap Irman. Mereka ialah suami Isteri yang bernama Xaveriandy Sutanto beserta isterinya yang bernama Memi. Tatkala kami cari fotonya maka tersualah. Meleset dugaan kami perihal Xaveriandy Sutanto namun tepat perihal isterinya.

Orang manakah ia ini? kami yakin bukanlah orang Minang.

Kemudian tibalah kisah dari isteri dari Irman Gusman yang bernama Liestyana RizalSeorang perempuan tak berjilbab nan elok parasnya walau kami yakin umurnya mungkin telah mencapai lima puluh tahunan.

Kisah nan disampaikan oleh Liestyana ini agak berlainan dengan kisah nan telah lebih dahulu tersiar. Dan kemudian kami dapati berita perihal akhlak dari isteri Irman Gusman yang kata yang punya kaba suka menghardik dan mengasari babu di rumahnya. Sungguh kami terkejut dan tersenyum saja dibuatnya, begitu cepatnya serangan balik dilancarkan.

Nan menjadi pertanyaan kami kenapa Irman Gusman? Kenapa dia nan dibidik? Apa kesalahannya? Bukankah ia orang nan berpihak kepada investor?

Sungguh dunia kekuasaan itu sangat gelap dan kejam. Kita tiada tahu entah apa nan sedang mereka persiapkan. Mungkin Irman sudah terlalu tua dan tiada dapat lagi dibawa berjalan beriringan? entahlah.

Harapan kami kejadian ini hendaknya dapat menjadi pelajaran bagi kita sekalian Orang Minangkabau dan Orang Islam. Sudah meangguk dan menjadi kawan baiknya masih dapat jua kena sepak, lebih baik menjadi lawan, lebih terhormat kita. Prinsip dalam syari’at dan adat nan kita bela dan perjuangkan.

Kami yakin para Garundang Padang sedang berpesta pora pada masa sekarang. Tiada belas kasih mereka kepada dunsanak mereka ini, telah lebih dahulu mereka menjadi hakim. Karena menurut mereka apa yang diperbuat oleh rezim ini selalu benar.

Apa kabar Padang, masih senang dikunjungi Ajo Kawi?

Aku ora opo opo..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s