Anjing Menggonggong, Khafilah Berlalu

Maestro Sihaloho

ciamis

khafilah yang terus bergerak itu
bukan kawanan domba
seperti yang dikatakan nietzsche
mereka bukan pula serdadu bayaran
yang doyan ditunggangi
mereka adalah jiwa-jiwa merdeka
yang lagi bergairah terbakar ghirah

meski kalian sabotase transportasi
itu tak kan mampu lumpuhkan
militansi mereka
mereka masih punya dua kaki
tuk melangkah gagah
jarak pun jadi tak berarti
karena mereka pejuang sejati

walau sepanjang jalan
anjing-anjing penjaga
terus menggonggong
dari balik tembok istana
tapi khafilah terus berlalu
menuju medan juang
yang penuh kemuliaan


Medan, 30/11/2016

View original post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s