Pemurtadan di Minangkabau bagian.5

Yanwardi (Eks Minangkabau)

Kiri: Yanwardi (Eks Minangkabau)

Jika bercakap perihal pemurtadan atau kristenisasi maka sebagian besar dari kita akan terkenang akan satu sosok yang bernama Yanwardi. Dia adalah seorang Mantan Minangkabau yang berasal dari Lubuak Basuang Kabupaten Agam, dahulunya bersukukan Koto. Dia memiliki seorang nenek yang telah hajah yakni Oemi Kalsum dan ibunya bernama Saumil Warsih, kedua-duanya telah almarhum. Dalam keseharian dia menyematkan nama sukunya di belakang namanya sehingga menjadi Yanwardi Koto. Anak-anaknyapun diberi nama belakang yang sama yakni Koto pula. Anak-anaknya tersebut ialah Zedi Koto dan Zecha Koto, sedangkan isterinya bernama Yanthie Gouw seorang perempuan dari Manado Sulawesi Utara.

Pendeta Yanwardi

Pendeta Yanwardi

Sebenarnya terdapat sekitar 30-an orang pendeta Nasrani yang dahulunya ialah orang Minangkabau. Namun yang berhasil kami dapatkan nama-namanya hanyalah empat orang saja yakni:

1. AKMAL SANI, asal Koto Baru Pangkalan, Kabupaten Limo Puluah Koto.

Dia  merupakan tokoh dibalik INJIL Berbahasa Minang. Pendiri dan Ketua PKSB, yaitu: Persekutuan Kristen Sumatera Barat (PKSB).

2. YANUARDI KOTO, asal Lubuk Basung, Kabupaten Agam.

Ungu ialah salah satu warna kebesaran dari Gereja Kristen. Merupakan warna tergelap dalam Gereja dan memiliki makna pertobatan yang sungguh-sungguh. Untuk lebih jelas silahkan dilihat di: http://viktorabadiwaruwu.blogspot.com/2010/01/arti-simbol-simbol-dan-warna-dalam.html

Para Jemaat Gereja Kristen Nazarene Rantau Jakarta
Ungu ialah salah satu warna kebesaran dari Gereja Kristen. Merupakan warna tergelap dalam Gereja dan memiliki makna pertobatan yang sungguh-sungguh.
Untuk lebih jelas silahkan dilihat di: http://viktorabadiwaruwu.blogspot.com/2010/01/arti-simbol-simbol-dan-warna-dalam.html

Ketua Yayasan Sumatera Barat yang berkantor di Jakarta. Yayasan ini berfungsi sebagai lembaga pencari dana dari Luar Negeri dan pengartur MISI/ manajemen pemurtadan. Orang inilah yang berada di balik malapetaka yang menimpa Wawah pada tahun 1999.

3. SYOFYAN asal LINTAU, Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar. Pimpinan Sekolah Tinggi Teologia (STT) milik Doulos World Mission (DWM)[1] Amerika, yang berada di desa terpencil di bilangan Majalengka, Jawa Barat. Sekolah ini merupakan pusat pendidikan dan pembinaan Pendeta untuk Kristenisasi di Minangkabau abad ke 21. Paling tidak (DATA 2005) sudah 623 orang anak Minang yang sudah dikristenkan sejak tahun 2000. Mereka disebar di Pulau Jawa, diasramakan, disekolahkan, dikuliahkan, dimodali berdagang, dihidupi, dst.

Paduan Suara kanak-kanak yang mengiri ritual agama nasrani di Gereja mereka.

Paduan Suara kanak-kanak pada Gereja Kristen Nazarene Rantau Jakarta yang mengiri ritual agama nasrani di Gereja mereka.

4. MARDJOHAN RASYID, asal Sawahlunto. Pimpinan PKSB, yaitu: Persekutuan Kristen Sumatera Barat.[2]

Sungguh sangat mengejutkan tatkala mendapat kabar buruk berupa malapetaka ini. Seperti apakah negeri yang akan kita tinggalkan untuk anak kamanakan kita nantinya duhai engku dan encik sekalian.

Karena sulit bagi kami untuk mendapatkan data-data perihal para pendeta yang lain maka untuk kali ini akan kami coba membahas perihal Sang Murtadin Yanwardi. Sekarang murtadin ini telah menjadi pendeta dan sangat giat dalam melakukan misinya terutama sekali kepada perantau orang-orang Minangkabau di Sumatra Barat.  Selain memiliki yayasan, dia juga mendirikan[3] Gereja Kristen Nazarene[4] Rantau Jakarta atau biasa disingkat GKN Rantau Jakarta.[5] Juga ada Gereja Kristen Rantau Padang namun tampaknya mereka memiliki kepengurusan yang sama.

Afolo Waruwu & Yanwardi.

Afolo Waruwu & Yanwardi.

Gereja ini menggunakan simbol-simbol Minangkabau dalam melaksanakan upacara keagamaan mereka seperti menggunakan beberapa ukiran khas Minangkabau pada ruangan kebaktian mereka. Menggunakan pakaian adat Minangkabau, simbol-simbol rumah gadang, dan lain sebagainya. Gereja inilah yang menjadi tempat Yanwardi “menggembalakan domba-dombanya” yang tersesat. Termasuk di dalamnya anak dan isterinya.

Yanwardi memiliki seorang kawan yakni sepasang suami isteri. Si suami juga seorang pendeta gereja di Padang. Namanya lelaki tersebut ialah Afolo Waruwu dan isterinya ialah Mei S.K.Hardjolelono. Pasangan ini bersama Yanwardi tampaknya berkawan dekat.

Yanthie (Isteri Yanwardi) & Mei (Isteri Afolo)

Yanthie-Isteri Yanwardi (kiri) & Mei-Isteri Afolo (kanan)

Walaupun begitu kami sangatlah sangsi bahwa anggota jemaat gereja GKN Rantau Padang atau Jakarta sepenuhnya orang Minangkabau. Sebab kami sangat yakin bahwa etnis Batak justeru lebih banyak mendominasi bersama etnis lainnya.[6]

Beberapa waktu lalu menyebar foto Yanwardi dengan memakai pakaian kebesaran seorang penghulu dalam melaksanakan ritual agamanya di gereja. Hal ini tentulah sangat menyakitkan bagi sebagian besar orang Minangkabau. Namun begitu hal serupa ini telah berlangsung lama namun baru mengemuka sekarang.

Segelintir fihak (orang Minangkabau) yang berideologikan SEPILIS mempertanyakan kemarahan tersebut. Sebab menurut mereka belum ada hitam di atas putih, atau suatu produk hukum yang jelas-jelas menyatakan bahwa seluruh simbol-simbol Adat Minangkabau tidak boleh dipakai oleh penganut agama lain, atau dipakai dalam ritual ibadah agama lain.

Afolo & F*uzi Ba*ar yang semasa itu masih menjadi "leader di Padang"

Afolo & F*uzi Ba*ar yang semasa itu masih menjadi “leader di Padang”

Kami kembali terkenang akan beberapa kabar yang serupa tapi tak sama juga terjadi di daerah lain. Seperti yang terjadi pada salah satu kawasan di Jabodetabek pada tahun 1999. Dimana pada perayaan natal di Kampung Sawah, Pondok Gede, Kota Bekasi para jemaat dari gereja tersebut menggunakan pakaian Adat Betawi dalam melaksanakan ritual agama mereka. Walaupun jumlah orang betawi hanya 800 orang dari 4.000 orang jemaat gereja.[7] Masyarakat banyak yang protes namun kalangan Liberal mulai mencemooh dengan mengatakan orang Islam tak memiliki “toleransi”. Mereka beranggapan simbol-simbol Budaya Betawi bukan hanya milik umat Islam.

Afolo (disebelah kiri bapak berbaju biru muda). Siapakah lelaki yang berada di hadapan mereka itu?

Afolo (disebelah kiri bapak berbaju biru muda). tampaknya dalam salah satu acara resmi bersama pemuka agama lain serta ,,.

Begitu pulalah agaknya yang berlaku di Minangkabau ini. Sudah menjadi muslihat bagi orang-orang kafir ini dalam menyebarkan agamanya, mereka akan menggunakan segala tipu-daya. Dan sudah menjadi kebijakan mereka pula untuk mengadopsi seluruh elemen budaya lokal ke dalam ritual agama mereka. Tujuannya ialah untuk lebih memudahkan jalan bagi mereka untuk mengabarkan “Kabar Gembira dari Tuhan Yesus” kepada penduduk setempat.[8]

Yanwardi & Afolo dalam pakaian Kependetaan mereka.

Yanwardi & Afolo dalam pakaian Kependetaan mereka.
Berfoto bersama pengurus Gereja Kristen Nazarene Rantau

Yang mereka lakukan sekarang ialah mendobrak, awalnya memang susah, orang akan banyak yang marah dan mencaci. Namun apabila mereka jalan terus tak tergoyahkan, dilakukan terus-menerus, maka lama-lama orang Islam Minangkabau itu akan penat jua. Dan akhirnya tiada lagi halangan bagi misi mereka. Seperti yang terjadi di Bekasi tersebut, hingga saat ini Misa Natal dengan memakai pakaian adat Betawi masih berlangsung.[9]

Bagaimana gerangan pendapat engku dan encik? Akan mendiamkan hingga nantinya pintu rumah engku dan encik diketuk oleh para  ‘pengembala” dari Nazaret?

Engku & Encik lebih tahu

Engku & Encik lebih tahu

Na’uzubillah..

Salah seorang kenalan di Padang pernah mengabarkan bahwa pernah dua orang penginjil datang mengetuk pintu rumahnya guna mengabarkan “Kabar gembira dari Tuhan Yesus”. Walau sudah dikatakan “Terimakasih, saya seorang Muslim..” namun dua orang kafir ini tetap bersikeras mengajak bercakap.

Itu baru pada salah satu kawasan di Kota Padang, bagaimana dengan kawasan lainnya? Bagaimana pula dengan daerah (kota&kabupaten) lainnya di Propinsi Sumatera Barat ini? Akankah kita nanti hingga pintu rumah kita yang diketuk oleh mereka duhai engku dan encik? Apabila sudah demikian, maka sudah terlambat bagi kita untuk bergerak..

Tambahan Gambar:

Ctt: Gereja Kristen Nazarene termasuk kepada salah satu Gereja dalam Protestan.

Lambang yang lain

Lambang yang lain

Lambang Gereja Nazarene

Lambang Gereja Nazarene

Dari kiri: Yanwardi, Yanthie, Afolo, dan Mei.

Dari kiri: Yanwardi, Yanthie, Afolo, dan Mei.

No Comment..

No Comment..

maliobor jogja

Yanthie dan anak-anak. Dibelakang mereka berjalan Mei S.K.Hardjolelono dan Afolo

7 juli 2012

Pada salah satu acara di Padang

propaganda

No Comment Lagi

mei s.k.harjdjolelono isteri afolo waruwu

Mei bersama seseorang yang belum berhasil kami ketahui hubungannya dengan Mei.


[1] Saat ini DWM sedang melaksanakan Proyek Yerikho 2000, yaitu program pengkristenan wilayah Jawa Barat, dengan sentra kegiatan digerakkan di kawasan pinggiran Jakarta. Proyek ini bertujuan “mewujudkan Kerajaan Allah di bumi Parahyangan menyongsong abad XXI”. Menurut Hendrik Kraemer, peneliti dan penginjil dari Belanda, Jawa Barat adalah wilayah “paling gelap” di Indonesia dan sangat tertutup bagi Injil. Karena itu aktivis DWM bertekad, “Kita harus merebut tanah Pasundan bagi Kristus.”

Yerikho 2000 juga digerakkan di Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. Pusat kegiatan DWM berada di kawasan Rawamangun (Jakarta Timur) dan Tangerang (Banten). Lihat lebih lanjut: http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20110717075217AAMEY02

[2] http://blogminangkabau.wordpress.com/2012/04/19/minangkabau-sumatera-barat-dalam-incaran-salibiyah-pemurtadan/

[3] Kami belum dapat memastikan apakah dia yang mendirikan sekaligus mengepalai gereja ini atau bukan. Hanya saja pada beberapa foto yang kami dapati, Yanwardi terlihat aktif sekali dalam gereja ini.

[4] Gereja Nazere lahir di Amerika Serikat pada tahun 1908, masuk ke Indonesia pada tahun 1999. Untuk lebih lanjut silahkan kunjungi: https://sites.google.com/site/jemaatshiloh/what-s-happening dan http://indonazarene.org/about-us/

[5] Kami tidak berhasil mendapatkan tahun berdirinya. Namun gereja ini diperuntukkan untuk orang Kristen yang berasal dari bekas orang Minangakabau. Lebih lanjut silahkan kunjungi: http://www.streetdirectory.com/Gereja-Kristen-Nazarene-Rantau/

[6] Seperti yang terjadi di Gereja Betawi Kampung Sawah, dimana pada tahun 1999 dari 4000 orang jemaat hanya 800 orang yang berasal dari Etnis Betawi. Untuk lebih jelas silahkan klik: http://www.mail-archive.com/kuli-tinta@indoglobal.com/msg08005.html

27 thoughts on “Pemurtadan di Minangkabau bagian.5

  1. Memang gejala tersebut semakin mengental, namun apabila minangkabau masih berpegang kepada ABS SBK dalam kehidupan budayanya Insya Allah masyarakat minangkabau akan mampu membendung “serangan” tersebut, setiap yang bukan pemeluk islam bukanlah bagian dari masyarakat minangkabau…..

    1. Kalau tidak salah,aku kenal dengan ibuk yg photo berdua dgn ibuk mey, apa hubungannya dengan ibuk ini? Yg saya tau beliau muslimah taat walau banyak berteman dgn orang kristen apalagi china ,semoga beliau istiqomah YA ALLAH

  2. urang minang tu cadiak walau banyak yang cadiak buruak….yang amuah takicuah jo spek urang kapia tu..pasti darahnyo ndak darah minang………urang minan asli ndak gampang kanai kicuiah apo lai kanai hasuik pindah agama..ingek papatah takuruang indak di lua,taimpik indak di ateh…….kok namuah jio urang minga kanai kreistenisasi yo TERLALU

  3. sudah jelas orang minang itu adalah orang islam, dan orang yang bkn beragama islam itu bukan orang minangkabau walaupun dulunya mereka mengaku minang ketika masih beragama islam. ketika mereka mengatakan tidak ada kekhususan adat minangkabau hanya untuk orang islam saja itu sudah jelas salah, karena dalam falsafah adat minang kabau pegangan dasar kita adalah adaik basandi syarak, syarak basandi kitabullah. kitabullah disini adalah al-qur’an al-karim yang merupakan kitab suci agama islam. jdi bgi sanak saudara dan famili jangan ragu lagi dalam hal ini. maaf jika ada salah2 kata. assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

  4. sempat lah kalian (misionaris),,datang ka rumah den
    den catuak kapaloang
    sesungguhnya darah orang murtad itu halal mari kita perangi para kaum murtad

  5. Hanya org minang bodoh yg mau tertipu oleh yanwardi dan konconya , orang murtad slamanya tak akan di terima ranah minang

  6. Kenapa si Penginjil Belanda nggak pulang kampung saja untuk membenahi negerinya sendiri, kira-kira 60 s/d 50 tahun lalu Umat Protestan adalah mayoritas di sana (lebih dari 60 %, namun sekarang hanya tersisa 16 %.

  7. Paga diri kito jo iman dan taqwa ka Allah SWT, dunia ko hanyo sabanta dan hanyo fatamorgan, kalo dunia ka dituruikan, diateh langik masih ado juo langik, ndak ado urang minang nan sakik sarupa urang nan lah kalua dari agamo Islam (murtad), kalo urang minang pasti tau jo surau, dakek jo sumbayang sarato mangaji urang minang tau jo adaik sarato agamo, jadi kalau urang minang ndak tau jo ABS-SBK sarato implementasinya dlm hiduik sahari-hari, rangcak tabanam sjo dilauik laweh atau hilang dirimbo gadang..
    NDAK MINANG KALAU NDAK ISLAM…

  8. Mungkin itu orang padang… tetapi perlu dipahami, orang padang belum tentu orang Minang, tetapi orang Minang pasti orang Padang… jangan terpengaruh dengan info murahan ini…

  9. Adat basandi syarak. Syarak basandi kitabullah, ini adalah tak sah hidup orang minangkabau, di asal indak layua dicabuik indak mati, kabawah indak baurek, kaateh infak bapucuak, artinya falsafah ini sudah mendarah daging bagi orang minangkabau jadi bagi mereka yang sdh tidak mengamalkannya mereka bukanlah orang minangkabau dan terbentuklah mereka yang murad masih mengaku orang minang

  10. Trik manis, hidup anda dijamin sampai dengan dijanjikan kekayaan, yaaa kalau semua itu bisa anda bawa ke akherat, boleh-boleh saja ke Minangkabau+an anda dijual, tapiiii mati tidak bawa apa-apa kecuali keIslaman, ibadah dan amal saleh kita semata saudaraku se Minangkabau, ingat, jangan gadaikan aqidah kita, adaik basandi syarak, syarak basandi kitabullah.

  11. Na’uzubillahi min zaliq, kalau saya sudah sangat paham dgn missi kristen itu, yg disebut dgn ” KRISTEN SEJATI “, kalau mereka sdh banyak dan bahkan berpacu dalam mengkristen orang sebanyak banyaknya, mengajak orang2 yg sdh beragama utk masuk Kristen dgn iming2 MATERI, betapa jahatnya mereka si “MISIONARIS”, haiii para MISIONARIS…., berhati hatilah kalian dgn cara BUSUK MU itu utk mengajak orang2 MINANG berpindah AQIDAH dgn iming2 MATERI tsb, KRISTEN identik dgn MATERI itu saya juga sdh tahu, para MISIONARIS mati2an dgn cara apapun utk meng KRISTEN kan orang2 yg SUDAH BERAGAMA, waaaww….ke lemah lembutan para MISIONARIS tsb tdk diragukan lagi demi utk mencapai tujuan dgn cara BUSUK nya itu. Ayooo… berhadapan dgn SAYA para MISIONARIS BUSUK, mulai dgn cara door to door, itulah cara MISI MU, jahat memang…., tunggu tanggal mainnya….!!!

  12. Na’uzubillahi min zaliq, kalau saya sudah sangat paham dgn missi kristen itu, yg disebut dgn ” KRISTEN SEJATI “, kalau mereka sdh banyak dan bahkan berpacu dalam mengkristen orang sebanyak banyaknya, mengajak orang2 yg sdh beragama utk masuk Kristen dgn iming2 MATERI, betapa jahatnya mereka si “MISIONARIS”, haiii para MISIONARIS…., berhati hatilah kalian dgn cara BUSUK MU itu utk mengajak orang2 MINANG berpindah AQIDAH dgn iming2 MATERI tsb, KRISTEN identik dgn MATERI itu saya juga sdh tahu, para MISIONARIS mati2an dgn cara apapun utk meng KRISTEN kan orang2 yg SUDAH BERAGAMA, waaaww….ke lemah lembutan para MISIONARIS tsb tdk diragukan lagi demi utk mencapai tujuan dgn cara BUSUK nya itu. Ayooo… berhadapan dgn SAYA para MISIONARIS BUSUK, mulai dgn cara door to door, itulah cara MISI MU, jahat memang…., tunggu tanggal mainnya….!!!!

  13. Na’uzubillahi min zaliq, kalau saya sudah sangat paham dgn missi kristen itu, yg disebut dgn ” KRISTEN SEJATI “, kalau mereka sdh banyak dan bahkan berpacu dalam mengkristen orang sebanyak banyaknya, mengajak orang2 yg sdh beragama utk masuk Kristen dgn iming2 MATERI, betapa jahatnya mereka si “MISIONARIS”, haiii para MISIONARIS…., berhati hatilah kalian dgn cara BUSUK MU itu utk mengajak orang2 MINANG berpindah AQIDAH dgn iming2 MATERI tsb, KRISTEN identik dgn MATERI itu saya juga sdh tahu, para MISIONARIS mati2an dgn cara apapun utk meng KRISTEN kan orang2 yg SUDAH BERAGAMA, waaaww….ke lemah lembutan para MISIONARIS tsb tdk diragukan lagi demi utk mencapai tujuan dgn cara BUSUK nya itu. Ayooo… berhadapan dgn SAYA para MISIONARIS BUSUK, mulai dgn cara door to door, itulah cara MISI MU, jahat memang…., tunggu tanggal mainnya….!!!!!!!!

  14. Na’uzubillahi min zaliq, kalau saya sudah sangat paham dgn missi kristen itu, yg disebut dgn ” KRISTEN SEJATI “, kalau mereka sdh banyak dan bahkan berpacu dalam mengkristen orang sebanyak banyaknya, mengajak orang2 yg sdh beragama utk masuk Kristen dgn iming2 MATERI, betapa jahatnya mereka si “MISIONARIS”, haiii para MISIONARIS…., berhati hatilah kalian dgn cara BUSUK MU itu utk mengajak orang2 MINANG berpindah AQIDAH dgn iming2 MATERI tsb, KRISTEN identik dgn MATERI itu saya juga sdh tahu, para MISIONARIS mati2an dgn cara apapun utk meng KRISTEN kan orang2 yg SUDAH BERAGAMA, waaaww….ke lemah lembutan para MISIONARIS tsb tdk diragukan lagi demi utk mencapai tujuan dgn cara BUSUK nya itu. Ayooo… berhadapan dgn SAYA para MISIONARIS BUSUK, mulai dgn cara door to door, itulah cara MISI MU, jahat memang…., tunggu tanggal mainnyaaaaa…!!!!!!!!

  15. Assalamualaikum..

    Orang minang itu menjunjung tinggi yg namanya “Adat Basandi Sarak, Sarak basandikan Kitabullah” . Berarti adat MINANG & ISLAM saling TERKAIT. Jika kita “Memegang Teguh Adat Minang” pasti kita “Tidak Akan Lari Dari Islam”, jika kita “Memegang Teguh Islam, Minang Kita Tidak Akan Hilang”. Tapi ketika SALAH SATU HILANG baik adat maupun agama , kita akan KEHILANGAN KEDUANYA..

    seperti tokoh murtad diatas saya rasa dia tidak memegang teguh salah satu dr ke2nya

    Jadi marilah kita orang minang memegang teguh adat dan agama kita!!!
    Biarkan saja mereka, kita bentengi diri kita dan minta perlingungan kepada Allah swt
    trims

  16. Astaghfirullah…ya Allah lindungi kami dari tipu muslihat iblis nasrani itu,lindungi suku minang kabau dar org2 yang tipuan bngsa romawi itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s