Tragedi Muslim Bitung

Tengoklah. ada Bintang David pada lambang Milisinya [Sumbar Gambar: Disini]

Setahun lalu terjadi Tragedi Tolikara di Irian Jaya (Papua), para pelaku yang melakukan pembakaran masjid mendapat jamuan dari Sang Raja. Beberapa bulan kemudian terjadi pembokaran gereja di Aceh, Sang Raja marah dan minta diusut. Kini terjadi penindasan terhadap umat muslim di Bitung Sulawesi Utara. Akankan akan mendapat jamuan pula mereka dari Sang Raja?

GEROMBOLAN TERORIS KRISTEN RADIKAL MELAKUKAN AKSI TEROR TERHADAP UMAT ISLAM DI SULAWESI UTARA

Umat Islam di Bitung, Sulawesi Utara Ternyata Mengalami Teror. Milisi dan Ormas Kristen yang melakukan Teror terhadap pembangunan Masjid As Syuhada, Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Menjadi penduduk mayoritas di Indonesia bukan menjadi jaminan umat Islam tidak mengalami tekanan dan teror. Hal ini seperti dialami umat Islam di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Tekanan itu salah satunya, adalah dengan adanya larangan berkegiatan selama bulan Ramadhan.

Continue reading “Tragedi Muslim Bitung”

Advertisements

Kembali ke UUD 45

Picture: Here

Sekedar reminder, inilah daftar institusi asing dan domestik yang mengobrak-abrik UUD 1945 sejak tahun 1999 – 2002, yang menjadi kerangka yuridis keamburadulan Indonesia saat ini. Dari laman sebelah.

***
INDONESIA SESUNGGUH NYA SUDAH MENJADI NEGARA BONEKA SEJAK AMANDEMEN UUD 1945 .
PRIHANDOYO KUSWANTO·FRIDAY, JUNE 17, 2016

Sejak amandemen UUD 1945 Indonesia memang sudah berubah bukan saja menjadi negara yang berdaulat ternyata Amandemen telah menjadikan negara ini Super Liberal Kapitalis, dan semua itu adalah kekalahan telak bangsa Indonesia, juga penguburan terhadap para pendiri negeri ini. Nekolim justru oleh para antek-antek asing telah diberi karpet merah dan sebagai anak bangsa mari kita melihat dokumen ini siapa saja yang merontokan UUD 1945, menengelamkan Pancasila, bahkan mengkhianati Pembukaan UUD 1945. Continue reading “Kembali ke UUD 45”

Artis itu bernama Saeni

Picture: Here

LAPORAN HASIL INVESTIGASI DARI REKAN MEDIA…

Malam ini saya bersama tokoh masyarakat mengunjungi salah satu warung makan ibu Saeni, yg sedang menjadi berita nasional dan berimbas kepada isu pencabutan perda syariah. Kebetulan saya tinggal di lingkungan Cikepuh Kota Serang Banten, dan jarak antara rumah saya dengan warteg yang di razia Satpol PP hanya berjarak 50M. Malam ini kami bertemu Pak Alex suami dr bu saeni, saya meminta klarifikasi beliau antara fakta yg terjadi dengan isu yg beredar di masyarakat. Continue reading “Artis itu bernama Saeni”